Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS KADER DALAM PELAKSANAAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (KPSP) DI DESA WIYUREJO KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG: MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS KADER DALAM PELAKSANAAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (KPSP) DI DESA WIYUREJO KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG Atti Yudiernawati; Tavip Dwi Wahyuni; Moh Zainol Rahman
Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia Vol 2 No 4 (2026): JPPMI April 2026
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.810028/jppmi.v2i4.124

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang anak merupakan upaya penting dalam mencegah keterlambatan perkembangan pada anak usia balita. Salah satu instrumen yang digunakan dalam program Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) adalah Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Namun, kemampuan kader posyandu dalam melakukan skrining perkembangan anak masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang menggunakan KPSP di Desa Wiyurejo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan praktik penggunaan KPSP kepada 40 kader posyandu. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest pengetahuan serta observasi keterampilan kader. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader dengan rerata nilai pretest sebesar 62,5 meningkat menjadi 86,7 pada posttest. Selain itu, kader mampu melakukan pengisian dan interpretasi hasil KPSP secara mandiri sesuai pedoman SDIDTK. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman kader mengenai pentingnya pemantauan perkembangan anak serta meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang di masyarakat. Program pemberdayaan kader diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan posyandu dan mempercepat penemuan kasus keterlambatan perkembangan anak di tingkat desa.