Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Project Based Learning Pada Pendekatan Deep Learning Terhadap Self-Efficacy Siswa Pada Materi Ekologi di SMP Negeri 25 Pekanbaru Restu Anastiya; Ibnu Hajar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.14162

Abstract

Pelajaran sains yang membahas unit ekologi memerlukan pendekatan yang mendorong pemahaman mendalam siswa sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka terhadap kemampuan belajarnya. Namun, karena sebagian siswa menunjukkan keraguan terhadap tugas dan penilaian, masih diperlukan upaya untuk meningkatkan efikasi diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang menggabungkan pendekatan Pembelajaran Mendalam terhadap efikasi diri siswa saat mengajarkan unit ekologi di SMP Negeri 25 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimental dan Desain Kelompok Kontrol Posttest-Only. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol, yang dipilih melalui pengambilan sampel purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner efikasi diri yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas, kemudian dilakukan analisis deskriptif dan inferensial menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen berada dalam kategori “sangat tinggi” untuk self-efficacy, sedangkan siswa di kelas kontrol berada dalam kategori “tinggi”. Analisis inferensial mengungkapkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek (PBL) yang mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efikasi diri siswa. Oleh karena itu, penerapan pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan pembelajaran mendalam dapat menjadi alternatif yang efektif untuk pembelajaran ekologi. Pendekatan ini juga dapat membantu menghasilkan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa.