Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Yang Memengaruhi Kesediaan Ibu Nifas Menerima Totok Wajah Sebagai Terapi Komplementer Pencegahan Baby Blues Di Klinik Pratama Bertha Tahun 2026 Helena Fransysca; Rahmawani Fauza
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14106

Abstract

Periode setelah melahirkan merupakan periode yang ditandai dengan perubahan peran, perubahan fisik dan psikologis bagi seorang ibu. Sangat sulit bagi seorang ibu untuk menyesuaikan diri secara fisiologis dan psikologis. Salah satu masalah psikologis yang dialami ibu yang baru melahirkan adalah baby blues. Masa nifas merupakan masa yang penting, karena risiko kesakitan dan kematian ibu dan bayi meningkat pada masa ini. Perdarahan merupakan penyebab utama kematian ibu di dunia dan sebagian besar terjadi sebelum 24 jam pasca persalinan. Masa nifas merupakan masa yang penting, karena risiko kesakitan dan kematian ibu dan bayi meningkat pada masa ini. Perdarahan merupakan penyebab utama kematian ibu di dunia dan sebagian besar terjadi sebelum 24 jam pasca persalinan. Totok wajah merupakan salah satu terapi komplementer untuk mengurangi tingkat stress dan kejadian baby blues. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pengetahuan, budaya, akses informasi, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan (khususnya bidan) terhadap kesediaan ibu nifas menerima totok wajah sebagai terapi komplementer pencegahan baby blues. Jenis penelitian cross sectional, metode sampel secara total sampling dengan populasi keseluruhan ibu nifas di Klinik Pratama Bertha Medan selama waktu penelitian berlangsung yaitu berjumlah 32 responden, penelitian dilakukan selama 4 bulan dari bulan 01 April sampai 31 Juli 2026. Hasil penelitian bahwa didapatkan nilai rata -rata tingkat baby blues ibu nifas sebelum dilakukan totok wajah adalah 21,10. Nilai rata – rata tingkat baby blues ibu nifas setelah dilakukan totok wajah adalah 9,35. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat penurunan baby blues pada ibu nifas Hasil uji statistik dengan uji T-Dependen P-value 0,0001 < 0,05, yang artinya ada pengaruh pemberian totok wajah sebagai terapi komplementer dalam pencegahan baby blues pada ibu nifas. Dengan demikian diharapkan ibu nifas lebih banyak mengakses info tentang manfaat totok wajah sebagai salah satu terapi komplementer