Apni Osari Sembiring
1,2,3,4Mahasiswa Universitas Gunung leuser 5,6,7Dosen Universitas Gunung Leuser

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Berbasis Etnobiologi Lokal Terhadap Sikap Perduli Lingkungan Siswa Dinda Armaya Yusuf; Trilamta Tarigan; Apni Osari Sembiring; Fitri Farida; Halisah Suriani; Isnaini Isnaini; Fitri Handayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis etnobiologi lokal terhadap sikap peduli lingkungan siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Bambel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket sikap peduli lingkungan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan bantuan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor sikap peduli lingkungan siswa meningkat dari 51,0% pada pretest menjadi 93,1% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 42,1%. Hasil observasi menunjukkan rata-rata skor sebesar 93,1%, sedangkan hasil angket mencapai 93,6%, yang seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Pembelajaran berbasis etnobiologi lokal yang mengintegrasikan potensi hayati dan kearifan lokal Aceh, seperti pengenalan tumbuhan lokal serta nilai-nilai pelestarian lingkungan, mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis dan sikap peduli lingkungan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis etnobiologi lokal berpengaruh positif terhadap sikap peduli lingkungan siswa dan layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran biologi yang kontekstual untuk mendukung pendidikan lingkungan berbasis kearifan lokal