Istichomah istichomah
STIKES WIRA HUSADA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI EDUKASI KESEHATAN IBU: ANALISIS BIBLIOMETRIK PEMANFAATAN VIRTUAL REALITY DALAM PENCEGAHAN DINI STUNTING MELALUI PRAKTIK ASI DAN MP-ASI Istichomah istichomah; Setyo Retno Wulandari; SRI HANDAYANI
Optimal Nursing Journal Volume 3, Number 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740330

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak multidimensional terhadap kualitas pertumbuhan fisik, perkembangan neurologis, kapasitas kognitif, dan produktivitas sumber daya manusia sepanjang siklus kehidupan. Pencegahan stunting pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sangat ditentukan oleh optimalisasi praktik pemberian Air Susu Ibu (ASI) dan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Namun demikian, pendekatan edukasi kesehatan ibu yang masih didominasi metode konvensional belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan maternal dan kesiapan perilaku pencegahan stunting. Pemanfaatan virtual reality (VR) berpotensi menjadi inovasi edukasi berbasis pengalaman dalam mendukung pencegahan dini stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis bibliometrik terhadap publikasi ilmiah terkait pemanfaatan VR dalam edukasi kesehatan ibu untuk pencegahan stunting melalui praktik ASI dan MP-ASI. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer melalui pemetaan co-occurrence, network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian stunting masih didominasi tema “child”, “development”, dan “incidence”, namun visualisasi overlay mengindikasikan munculnya tren integrasi teknologi digital, termasuk virtual reality, sebagai pendekatan inovatif dalam edukasi kesehatan maternal berbasis keluarga. Diskusi: Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran paradigma edukasi kesehatan dari pendekatan informatif konvensional menuju pendekatan imersif berbasis teknologi yang berpotensi meningkatkan maternal self-efficacy, literasi kesehatan keluarga, dan kapasitas deteksi dini risiko stunting pada periode HPK. Kesimpulan: Virtual reality memiliki potensi strategis sebagai media edukasi kesehatan maternal dalam memperkuat praktik ASI dan MP-ASI serta mendukung pengembangan model intervensi keperawatan digital berbasis keluarga untuk pencegahan dini stunting secara berkelanjutan.