Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengandalian Persediaan Bahan Baku Kayu Pada Alfa Meubel di Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai: Study On Raw Material Inventory Control At Alfa Funiture Company In South Luwuk District Banggai Regency Rika Yunita Pratiwi; Mastia M Halimu
Jurnal Ilmiah Produktif Vol. 14 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH PRODUKTIF
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56072/jip.v14i1.1360

Abstract

This study aims to analyze the purchasing pattern of raw materials for each order, determine the amount of raw material safety stock that needs to be prepared, and identify the right time to reorder. The results of this study show that by applying the EOQ method, the economical purchase quantity of raw materials in 2025 is 28.45 m³, with an order frequency of 6.29 times and an optimal cycle time for each order of 28.6 days. The safety stock that must be provided is 5.413 m³. Meanwhile, the right time to reorder is when the stock reaches 7,917 m³.
Mengukur Performa Keuangan: Perbandingan BRI dan Bmi Sebagai Representasi Bank Konvensional dan Syariah: Measuring Financial Performance: Comparison of Bri and BRI as Representations of Conventional and Syariah Bank Mastia M Halimu; Rika Yunita Pratiwi; Liswan Rusman
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan antara bank konvensional dan bank syariah, dengan mengambil studi kasus pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank konvensional dan Bank Muamalat Indonesia (BMI) sebagai bank syariah. Penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan periode 2020-2024. Metode analisis yang digunakan adalah analisis rasio keuangan yang mencakup rasio profitabilitas (ROA, ROE), rasio likuiditas (FDR/LDR), dan rasio efisiensi (BOPO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BRI memiliki kinerja yang lebih unggul dari segi profitabilitas, sedangkan Bank Muamalat Indonesia (BMI) menunjukkan efisiensi operasional yang lebih baik. Temuan ini memberikan gambaran bagi investor dan regulator dalam mengambil keputusan strategis di sektor perbankan.