Dwi Retno Sari
Program Studi Farmasi, STIKes KHAS Kempek, Jl. KH. Aqiel Siroj, Kedungbunder, Gempol, Cirebon, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Sediaan Kapsul dan Krim Pada Siswa MA Khas Kempek, Cirebon Yusfia Urwatul Wutsqa; Dwi Retno Sari; Indah Shaliha; Alif Warnandi
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Juli 2026
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v3i1.94

Abstract

Perkembangan ilmu kefarmasian menuntut peningkatan literasi dan keterampilan masyarakat, termasuk siswa sekolah menengah, dalam memahami sediaan farmasi yang aman dan bermutu. Namun, keterbatasan fasilitas laboratorium dan minimnya kegiatan praktik menyebabkan pemahaman siswa mengenai formulasi sediaan farmasi masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa MA KHAS Kempek Cirebon melalui pelatihan pembuatan sediaan kapsul dan krim. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung (hands-on training), dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Kimia Terpadu STIKes KHAS Kempek dengan melibatkan dosen, laboran, dan mahasiswa Program Studi Farmasi. Materi pelatihan mencakup pengenalan bentuk sediaan farmasi, teknik pengisian kapsul, proses pembuatan krim, serta penerapan prinsip sanitasi dan keselamatan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi selama pelatihan. Sebagian besar peserta mampu mengikuti dan mempraktikkan proses pembuatan kapsul dan krim secara mandiri setelah memperoleh demonstrasi dari instruktur. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai jenis sediaan farmasi, fungsi eksipien, teknik pencampuran bahan, proses emulsifikasi, serta aspek keamanan kerja di laboratorium. Kegiatan ini berhasil memberikan pengalaman belajar berbasis praktik yang bermakna dan berkontribusi dalam meningkatkan literasi farmasi, keterampilan dasar kefarmasian, serta motivasi siswa untuk mengenal lebih jauh bidang kesehatan dan farmasi. Program serupa berpotensi dikembangkan sebagai bentuk kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah.