Kesiapan mental merupakan salah satu komponen penting dalam pembinaan atlet karena berperan dalam meningkatkan konsentrasi, kepercayaan diri, motivasi, pengendalian emosi, serta kemampuan menghadapi tekanan selama latihan dan pertandingan. Namun, pembinaan olahraga pada umumnya masih lebih menitikberatkan pada aspek fisik, teknik, dan taktik sehingga pemahaman atlet mengenai keterampilan mental belum berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman atlet BK Porda Kabupaten Karawang cabang olahraga sepatu roda mengenai pentingnya keterampilan mental sebagai penunjang performa olahraga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest yang melibatkan 18 atlet aktif BK Porda. Kegiatan diawali dengan pemberian pretest untuk mengukur tingkat pemahaman awal atlet, dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab mengenai konsep keterampilan mental yang meliputi motivasi, kepercayaan diri, konsentrasi, pengendalian emosi, self-talk, dan imagery, kemudian diakhiri dengan pelaksanaan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berdasarkan nilai minimum, maksimum, rata-rata, dan standar deviasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman atlet dari 49,44 pada pretest menjadi 95,83 pada posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi keterampilan mental mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman atlet mengenai strategi psikologis yang dapat diterapkan untuk mengelola tekanan kompetisi serta mendukung performa olahraga. Dengan demikian, edukasi keterampilan mental layak diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pembinaan atlet guna membentuk kesiapan psikologis yang lebih baik dan mendukung pencapaian prestasi olahraga secara optimal