Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pembuatan Produk Kunyit Latte terhadap Santri Mahasiswi Pondok Pesantren Bil Qolam Nologaten, Yogyakarta Rahmat A Hi Wahid; Framesti Frisma Sriarumtias; Ika Trisharyanti Dian Kusumowati; Rosa Adelina; Sri Suprapti; Soni Siswanto; Adhyatmika Adhyatmika; Puguh Indrasetiawan
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22887

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek fundamental bagi kesejahteraan jangka panjang dan produktivitas mahasiswi. Namun, isu ini seringkali terabaikan, sementara kelompok ini rentan mengalami masalah seperti dismenore dan ketidakseimbangan hormonal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan praktis santri mahasiswi di Pondok Pesantren Bil Qolam Nologaten, Yogyakarta, dalam menjaga kesehatan reproduksi melalui pendekatan yang mengintegrasikan edukasi ilmiah dengan kearifan tanaman lokal yaitu kunyit. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan pelatihan praktik pembuatan “Kunyit Latte”, minuman herbal inovatif berbahan dasar kunyit dan jahe yang kaya akan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi untuk kesehatan reproduksi. Hasil penyuluhan ini membuktikan efektivitas kegiatan, ditandai dengan peningkatan pemahaman santri mahasiswa yang signifikan. Peningkatan pengetahuan ini menjadi fondasi krusial untuk membentuk sikap dan perilaku sehat. Melalui kegiatan ini, mahasiswi tidak hanya memperoleh pemahaman komprehensif tentang kesehatan reproduksi, tetapi juga terampil membuat minuman herbal yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya terdapat peningkatan pengetahuan santri dalam hal kesehatan reproduksi wanita. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan santri mahasiswi lebih memahami mengenai kesehatan reproduksi wanita dan dapat mempraktekkan langsung pembuatan produk kunyit latte yang bermanfaat untuk kesehatan mereka.
Potential of Alum–Chitosan Adjuvant Combination in Enhancing the Immunogenicity of Virus-Like Particles (VLP)-Based Vaccines: A Literature Review: Potensi Kombinasi Adjuvan Alum–Chitosan dalam Meningkatkan Imunogenisitas Vaksin Berbasis Virus-Like Particles (VLP): Tinjauan Literatur Ardhista Shabrina Fitri; Adhyatmika; Soni Siswanto
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 2, September 2026 :JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i2.30289

Abstract

Virus-like particle (VLP)-based vaccines are a promising vaccine platform because they mimic the structure of viruses without containing genetic material, making them safe and highly immunogenic. However, VLPs often require adjuvants to enhance an optimal immune response. Alum is a classic, long-used adjuvant known to primarily induce humoral immune responses through the T helper 2 (Th2) pathway, while chitosan is a natural biopolymer capable of enhancing humoral and cellular immune responses through the activation of antigen-presenting cells and the inflammasome. The purpose of this article is to review the mechanisms of action of alum and chitosan as adjuvants in VLP vaccines and to evaluate the potential of their combination in enhancing immune responses. The method used was a literature review of research articles published after 2017 and accessible online. This review demonstrates two important points. First, alum plays a role in enhancing antibody formation and Th2-type immune responses through mechanisms such as antigen depot formation and NOD-like receptor family pyrin domain-containing 3 (NLRP3) activation. Second, chitosan helps increase antigen absorption, supports dendritic cell function, and produces a more balanced immune response between T helper 1 (Th1) and Th2. These differences in mechanisms indicate that the alum-chitosan combination is complementary, resulting in a synergistic effect by simultaneously enhancing the humoral immune response by alum and the cellular immune response by chitosan. Therefore, the combination of these two adjuvants has the potential to increase the effectiveness of VLP vaccines against various infectious diseases. ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Vaksin berbasis virus-like particles (VLP) merupakan platform vaksin yang menjanjikan karena mampu meniru struktur virus tanpa mengandung materi genetik, sehingga aman dan sangat imunogenik. Namun, VLP sering memerlukan adjuvan untuk meningkatkan respons imun yang optimal. Alum merupakan adjuvan klasik yang telah lama digunakan dan diketahui terutama menginduksi respons imun humoral melalui jalur T helper 2 (Th2), sedangkan chitosan merupakan biopolimer alami yang mampu meningkatkan respons imun humoral dan seluler melalui aktivasi sel penyaji antigen dan inflammasome. Tujuan artikel ini adalah untuk meninjau mekanisme kerja alum dan chitosan sebagai adjuvan pada vaksin VLP serta mengevaluasi potensi kombinasi keduanya dalam meningkatkan respons imun. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel penelitian yang dipublikasikan setelah tahun 2017 dan dapat diakses secara daring. Kajian ini menunjukkan dua poin penting. Pertama, alum berperan dalam meningkatkan pembentukan antibodi dan respons imun tipe Th2 melalui mekanisme seperti pembentukan depot antigen dan aktivasi NOD-like receptor family pyrin domain containing 3 (NLRP3) dan pembentukan depot antigen. Kedua, kitosan membantu meningkatkan penyerapan antigen, mendukung kerja sel dendritik, serta menghasilkan respons imun yang lebih seimbang antara T helper 1 (Th1) dan Th2 yang lebih seimbang. Perbedaan mekanisme ini menunjukkan bahwa kombinasi alum–chitosan bersifat komplementer, sehingga menghasilkan efek sinergis melalui peningkatan simultan respons imun humoral oleh alum dan respons imun seluler oleh chitosan. Dengan demikian, penggunaan kombinasi kedua adjuvan ini berpotensi meningkatkan efektivitas vaksin VLP terhadap berbagai penyakit infeksi.