Mu'arifin
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Waktu Pembelajaran Pendidikan Jasmanai Olahraga dan Kesehatan SMP Negeri Di-Tiga Kecamatan Kota Malang Muhammad Iqbal Baihaqi; Mu'arifin
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i2.4333

Abstract

Sistem pendidikan di Indonesia tidak lepas dari pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga. Selain itu, sebagai suatu integral yang mencakup aspek kognitif, psikomotorik, serta afektif dalam pendidikan secara keseluruhan. Hal tersebut, digunakan untuk membentuk karakter yang tangguh, profesional, terlatih serta meningkatkan kemampuan intelektual dan pembentuk moral guna menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju. Dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga terdapat suatu kecenderungan yaitu durasi waktu belajar dalam satu kegiatan belajar mengajar atau disebut waktu belajar pendidikan jasmani. Maka daripada itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengkaji waktu belajar pendidikan jasmani kelas VIII SMP Negeri di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan instrumen pengamatan waktu mengajar dan juga data kualitatif wawancara sebagai data pendukung. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa peserta didik lebih aktif dalam waktu belajar dengan materi permaian yakni sebesar 75,06% dibandingkan dengan materi non permainan sebesar 63,79%. Sedangkan rata-rata keaktifan peserta didik pada pembelajaran PJOK materi permaian sebesar 62,52% dan rata-rata keaktifan peserta didik dengan materi non permainan sebesar 53,51%. Dari hasil yang didapatkan akan diolah untuk mengetahui durasi waktu yang digunakan serta lebih jauh lagi akan dikembalikan kepada guru yang bersangkutan untuk menjadi bahan evaluasi mandiri dalam kegiatan belajar mengajarnya.