Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SHORTPASS BERPASANGAN DAN TARGET GAWANG KECIL MENINGKATKAN PASSING STOPPING Riko Hadiansah; Herman Syah; Lalu Hulfian
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10976

Abstract

ABSTRACT Passing-stopping ability is one of the fundamental skills that plays an important role in maintaining ball possession and building attacks in football games. This study was motivated by the low passing-stopping ability of players from Persada Football Club, Mantang Batukilang Village, as indicated by inaccurate passing direction, weak ball control, and frequent loss of possession during play. This study aimed to analyze the effect of paired shortpass training and shortpass training with a small-goal target on improving players’ passing-stopping ability. The study employed a quasi-experimental method using a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players who were divided into two groups using the ordinal pairing technique. The first group received paired shortpass training, while the second group received shortpass training with a small-goal target for 12 training sessions. The research instrument used was a 30-second passing-stopping test, while data analysis was conducted using a t-test at a 5% significance level. The results showed that both forms of training had a significant effect on improving players’ passing-stopping ability. Paired shortpass training helped improve movement coordination and ball control, whereas shortpass training with a small-goal target was more effective in improving passing accuracy. These findings indicate that simple variations of technical training can be used as effective and practical alternative training programs in local football club development.   ABSTRAK Kemampuan passing-stopping merupakan salah satu keterampilan dasar yang berperan penting dalam menjaga penguasaan bola dan membangun serangan dalam permainan sepak bola. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan passing-stopping pemain sepak bola Klub Persada Desa Mantang Batukilang yang ditunjukkan melalui kurang tepatnya arah umpan, lemahnya kontrol bola, dan sering terjadinya kehilangan bola saat bermain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan shortpass berpasangan dan shortpass dengan target gawang kecil terhadap peningkatan kemampuan passing-stopping pemain. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing. Kelompok pertama memperoleh latihan shortpass berpasangan, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan shortpass dengan target gawang kecil selama 12 kali pertemuan. Instrumen penelitian menggunakan tes passing-stopping selama 30 detik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing-stopping pemain. Latihan shortpass berpasangan membantu meningkatkan koordinasi gerak dan kontrol bola, sedangkan latihan shortpass dengan target gawang kecil lebih efektif dalam meningkatkan akurasi umpan. Temuan ini menunjukkan bahwa variasi latihan teknik sederhana dapat digunakan sebagai alternatif program latihan yang efektif dan mudah diterapkan pada pembinaan sepak bola tingkat klub lokal.
GATED OBSTACLE DAN STAIR STEP ROLL DRILL MENINGKATKAN DRIBBLING FUTSAL Rahman Asshidiq; Lalu Sapta Wijaya Kusuma; Lalu Hulfian
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10973

Abstract

ABSTRACT Dribbling ability is one of the essential skills in futsal because it is closely related to ball control, change of direction, and the player’s ability to create attacking space in fast-paced game situations. The problem identified among the futsal players of SMA Negeri 1 Gunungsari was that their dribbling ability was still not optimal, particularly in maintaining ball control and changing direction within limited space. This study aimed to analyze the effect of gated obstacle and stair step roll drill training on the dribbling ability of futsal players. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 14 extracurricular futsal players selected through purposive sampling and divided into two treatment groups. The research instrument used was a dribbling ability test measured in seconds. The training program was conducted for four weeks with a frequency of three sessions per week. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test. The results showed that both gated obstacle and stair step roll drill training had a significant effect on improving the dribbling ability of futsal players. Obstacle-based training tended to be more effective in improving change of direction and movement efficiency, while sole roll-based training was more supportive of ball control and foot-touch coordination. These findings indicate that training methods specifically designed according to the characteristics of futsal can be used as alternative technical dribbling training programs at the high school level. ABSTRAK Kemampuan dribbling merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan futsal karena berkaitan dengan kontrol bola, perubahan arah, dan kemampuan pemain menciptakan ruang serangan pada situasi permainan cepat. Permasalahan yang ditemukan pada pemain futsal SMA Negeri 1 Gunungsari adalah kemampuan dribbling yang belum optimal, terutama dalam menjaga kontrol bola dan melakukan perubahan arah pada ruang sempit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan gated obstacle dan stair step roll drill terhadap kemampuan dribbling pemain futsal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 14 pemain ekstrakurikuler futsal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan dribbling dalam satuan detik. Perlakuan latihan dilaksanakan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali pertemuan setiap minggu. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan gated obstacle dan stair step roll drill sama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan dribbling pemain futsal. Latihan berbasis rintangan cenderung lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan perubahan arah dan efisiensi gerak, sedangkan latihan berbasis sole roll lebih mendukung kontrol bola dan koordinasi sentuhan kaki. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa latihan yang bersifat spesifik terhadap karakter permainan futsal dapat digunakan sebagai alternatif program latihan teknik dribbling pada tingkat sekolah menengah.