Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Dasar Pengawasan dalam Manajemen Pelatihan Dakwah, Tahapan dan Proses Pengawasan dalam Manajemen Pelatihan Dakwah Sugiharto Sugiharto; Alma Aulia; Lukman Hakim; Siti Khoirunnisa; Ahmad Musyaffa; Abdul Hafidz
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3nx7qc60

Abstract

Penelitian ini menyelidiki secara mendalam elemen-elemen fundamental, tahap-tahap, serta mekanisme pemantauan dalam manajemen training dakwah. Manajemen training dakwah dipahami sebagai suatu proses yang terintegrasi, meliputi perencanaan, organisasi, pelaksanaan, dan pemantauan untuk meningkatkan mutu, kemampuan, serta profesionalisme para da’i. Program training dakwah tidak hanya fokus pada penguasaan materi dan keterampilan komunikasi, tetapi juga pengembangan karakter da’i yang selaras dengan prinsip-prinsip Islam. Pemantauan dalam manajemen training dakwah menjadi unsur yang sangat vital untuk memastikan kesesuaian antara apa yang direncanakan dengan apa yang dilaksanakan, serta berfungsi sebagai alat ukur efektivitas dari program pelatihan. Proses pemantauan dilakukan dengan menetapkan standar, mengukur hasil kerja, menganalisis perbandingan dengan indikator yang telah ditentukan, dan melakukan tindakan korektif terhadap penyimpangan yang muncul. Pemantauan terhadap da’i dibedakan menjadi dua jenis utama, yakni pemantauan internal yang menitikberatkan pada kualitas spiritual dan moral da’i, dan pemantauan eksternal yang mengevaluasi kemampuan substantif dan metodologi da’i dalam kegiatan dakwah. Penelitian ini menekankan bahwa pemantauan merupakan fungsi manajerial yang sangat penting dalam mencapai tujuan dari pelatihan dakwah serta mencetak da’i yang berintegritas, kompeten, dan sanggup menghadapi tantangan dakwah di era modern.
Implementasi Bimbingan Rohani Islam melalui Doa dan Motivasi di RSUD Jati Padang Ihfalia Irfana; Mei Handayani; Naila Alyssa; Sugiharto Sugiharto
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2132

Abstract

Islamic spiritual guidance is a form of spiritual service provided to hospitalized patients to support their psychological and spiritual needs during treatment. This activity was conducted at RSUD Jati Padang through prayer, motivation, spiritual assistance, and mental reinforcement for patients. The purpose of this activity was to improve inner peace, recovery motivation, and patients’ attitudes of patience and trust in Allah while facing illness. The methods used were direct observation and spiritual assistance during the treatment process. The results showed that Islamic spiritual guidance had a positive impact on patients’ psychological conditions, including reduced anxiety, increased inner peace, stronger motivation to recover, and improved quality of worship. In addition, patients’ families also benefited from emotional support and a greater sense of calm while accompanying their relatives. Therefore, Islamic spiritual guidance plays an important role in supporting patients’ holistic healing process.