Elbadiansyah
IKIP PGRI KALTIM

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Kompetensi Instruktur Dalam Meningkatkan Vocaltional Skill Peserta Pelatihan Pada Sub Kejuruan Administrasi Perkantoran Balai Latihan Kerja (Blk) Samarinda Asri Ainurisa; Elbadiansyah
CENDIKIA Vol 3 No 1 (2019): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v3i1.94

Abstract

Peran kompetensi instruktur dalam meningkatkan vocational skills peserta pelatihan pada sub kejuruan administrasi perkantoran Balai Latihan Kerja ( BLK ) Samarinda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apa saja kualifikasi kompetensi instruktur, faktor pendukung dan penghambat, upaya yang dilakukan instruktur serta peran kompetensi instruktur dalam meningkatkan vocational skills dengan metode pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data dengan menggunakan triangulasi data. Balai Latihan Kerja ( BLK ) mempunyai tugas pokok melatih pencari kerja sehingga memiliki keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang kompeten, berdaya saing dan mampu menciptakan lapangan kerja. Peran kompetensi instruktur adalah sebagai pendidik, pengajar, pemimpin dan motivator serta sebagai pengembang kreatifitas sehingga sangat berpengaruh dalam meningkatkan vocational skills peserta pelatihan.
MENGELOLA PERGURUAN TINGGI YANG BERKUALITAS DENGAN MEMAKSIMALKAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI Elbadiansyah
CENDIKIA Vol 1 No 2 (2018): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v1i2.110

Abstract

Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan satu kesatuan yang saling terkait. Ketiganya akan saling mempengaruhi. Oleh karena itu landasan pendidikan dan ilmu perlu diperkuat dengan sistem pengajaran yang baik di kelas serta membangun budaya pendidikan yang positif.misalnya dengan mengembangkan budaya diskusi, sehingga sikap kritis mahasiswa tergali, setelah proses ini terlampaui, barulah penelitian dan pengembangan, serta pemberdayaan masyarakat juga bisa terimplementasi sesuai dengan harapan dan cita-cita Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ilmu pengetahuan yang dikembangkan sebagi hasil pendidikan dan penelitian itu hendaknya diterapkan melalui pengabdian kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat memanfaatkan dan menikmati kemajuan-kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut. Tanggung jawab Tri Dharma Perguruan Tinggi itu sendiri sebenarnya diberikan kepada seluruh civitas akademika terutama dosen dan mahasiswa, dosen sebagai pengajar, pembimbing sekaligus pendamping, sedangkan mahasiswa sebagai peserta didik yang menuntut dan mengembangkan ilmu, kedua elemen ini akan terus berkaitan dalam mengembang ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING MADRASAH DI MI MA’ARIF NU003 SAMARINDA Elbadiansyah
CENDIKIA Vol 1 No 1 (2017): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v1i1.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiimplementasi kepemimpinan transformasional kepala madrasah dalam meningkatkan daya saing madrasah di MI Ma’arif NU 003 Samarinda, yaitu : keterbukaan, kepercayaan, memberikan tantangan untuk maju, memiliki ide-ide kreatif dan inovatif, memiliki perhatian serta menghargai dalam lingkungan kerja,Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif, subjek penelitian adalah Kepala Madrasah, guru, siswa dan orang tua murid. Tehnik pengumpulan data adalah pengamatan pertisipasi, wawancara mendalam, dan dokomentasi. Analisis data menggunakan model kualitatif interaktif dari Miles dan Huberman dengan empat langkah, yaitu : (1) pengumpulan data/data collection, (2) reduksi data/data reduction, (3) display data/data display dan (4) pengambilan kesimpulan/.Conclusion Drawing. Hasil penelitian : kepemimpinan transformasional sangat efektif dijalankan oleh seorang pribadi yang kuat, kepala madrasah yang menjadi tokoh panutan yang dihormati, dihargaidan dipercaya, kepala madrasah yang mampu membangun semangat kebersamaan dan kedisiplinan, motivasi kerja, melakukan perubahan dengan kreatif dan inovatif, dan pada akhirnya kepala madrasah mampu membangun kesadaran berorganisasi kepada para guru, dan tenaga kependidikan dengan mengembangkan sikap rasa memiliki dan tanggung jawab dalam meningkatkan daya saing madrasah.