Muhamad Rohadi
IKIP PGRI KALTIM

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A COMPARISON OF THE EFFECT OF THE PRACTICETEACHING STYLE AND COMMAND TEACHING STYLETOWARDS HIGH SCHOOL STUDENTS’ ABILITY TO BACK ROLL Muhamad Rohadi
CENDIKIA Vol 2 No 2 (2019): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v2i2.140

Abstract

This study aims to compare the effect of the practiceteaching style and command teaching style approach on the high school students’ ability in back rolls. This research used the experimental method. Sampling in this study used the purposive sampling technique which was conducted on 40 students. There are 2 main variables: (1) the independent variable is the teaching method, (2) the dependent variable is the back roll ability. The data analysis technique used in this study was the difference test or t-test with a significance level of 0.05. The results showed that there was a significant difference between the method ofpracticeteaching style and command teaching style with the tcountresults of 5.230> t table 1.686 or sig 0.000 <α 0.05. The conclusion of this study is that there is a difference between the method of practiceteachingstyle approach and command teaching style on the ability to back roll in physical education learning in learning floor gymnastics. The practiceteaching style is more recommended than command teaching style.
PENGARUH METODE LATIHAN DRILL DAN KELINCAHAN TERHADAP KETEPATAN PUKULAN FOREHAND PARA PETENIS CLUB TENIS NASIONAL USIA 10–12 SAMARINDA Muhamad Rohadi
CENDIKIA Vol 3 No 1 (2019): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v3i1.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan pengaruh metode latihan drill jarak pukul dan tingkat kelincahan terhadap ketepatan pukulan forehand dari para petenis pria Club Tenis Nasional berusia 10–12 di Samarinda. Penelitian eksperimen 2 x 2 faktorial ini mengambil populasi dari 16 pemain pria. Para peserta diambil dengan menggunakan total sampling, didapatkan 16 peserta. Variable terikat antara lain drill jarak pukul dan kelincahan. Variabel bebasnya adalah ketepatan pukulan forehand. Instrument yang digunakan adalah test keahlian tennis lapangan, dengan modifikasi test forehand groundstroke dari Hewit Tennis Test oleh Mulyo Biyakto. Data penelitian dianalisa dengan ANOVA dua jalur. Hasilnya menunjukkan (1) adapengaruh antara drilling jarak pendek dan jauh terhadap ketepatan pukulan forehand dari pemain berusia 10–12 tahun tersebut dengan jumlah 25.689 (p = 0.000 < 0.05), (2) terdapat pengaruh antara kecepatan pukulan forehand pemain dengan kelincahan tinggi jauh lebih baik dari pada yang berkelincahan rendah, serta (3) ada interaksi yang signifikan antara drilling jarak dekat dan jauh dan tingkat kelincahan terhadap ketepatan pukulan forehand. Disarankan bagi para pelatih untuk memilih drilling pukulan jarak jauh untuk meningkatkan akurasi pukulan forehand para pemain tennis.
PENGARUH LATIHAN LARI 20 METER DAN MEDICINE BALLTERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLE DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWAEKSTRAKULIKULER MAN 2 KUTAI KARTANEGARA TAHUN 2024 Muhamad Rohadi
CENDIKIA Vol 6 No 1 (2022): Cendikia Volume 12 Nomor 01 Juni 2024
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v6i1.241

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lari 20 meter dan medicine ball terhadap kemampuan dribble dalam permainan bola basket padasiswa ekstrakulikuler MAN 2 Kutai Kartanegara Tahun 2024, dengan populasi 40 orang,dimana sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu 40 orangmenggunakan metode kuantitatif dengan dua kelompok yang diberikan program latihan yangberbeda. Hasil analisis data pada kelompok A menunjukan bahwa Thitung lebih besar dari Ttabel(9,950 ≥ 2,093) yang menunjukan bahwa latihan lari 20 meter memberikan sumbangansebanyak 9%, sedangkan hasil analisis data pada kelompok B juga menunjukan bahwa Thitunglebih besar dari Ttabel (4,677 ≥ 2,093) yang menunjukan bahwa latihan medicine ballmemberikan sumbangan sebanyak 4%.