Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of hospital costs and insurance reimbursement systems for pneumonia patients: A literature review Nopriyan Pujokusuma; Muhammad Syamsu Hidayat; Rochana Ruliyandari
Science Midwifery Vol 13 No 6 (2026): February: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i6.2225

Abstract

Pneumonia has remained one of the leading causes of global morbidity and mortality and has imposed a substantial clinical and financial burden on healthcare systems. The high cost of pneumonia care was influenced by disease severity, comorbidities, length of hospital stay, and the use of therapeutic and diagnostic interventions. The implementation of prospective payment systems, such as Diagnosis Related Groups (DRGs) and INA-CBG’s, aimed to improve cost efficiency; however, it often resulted in gaps between actual hospital costs and reimbursement tariffs. This literature review aimed to analyze hospital costs and insurance reimbursement systems for pneumonia patients. A Systematic Literature Review was conducted following PRISMA guidelines through searches of PubMed and Google Scholar for publications from 2020 to 2025. Eleven articles met the inclusion criteria and were analyzed narratively. The findings indicated that length of stay, clinical complexity, and the use of broad-spectrum antibiotics were the main determinants of high costs. Package-based payment systems improved efficiency but continued to face underfunding challenges. This study concluded that optimizing pneumonia cost management required clinical efficiency, accurate claims coding, and technological support to ensure hospital financial sustainability.
Analisis Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian Apotek Rochana Ruliyandari; Ghita Fatimah Azzahra; Farkhan Aprilianto; Dewi Fitriani; Banafsaj Nabilah Rahman; Nur Wanda Fatikasari F; Fadhilah Tri Aprillia; Hana Sonya Ramadhani; Septia Syahwarani; Radiva Zahran Jaizidha
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.1254

Abstract

Penyimpanan obat merupakan salah satu aspek krusial dalam pelayanan kefarmasian karena berpengaruh langsung terhadap mutu, keamanan, dan efektivitas sediaan farmasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, penyimpanan obat harus dilakukan sesuai ketentuan untuk mencegah kerusakan fisik dan kimia, kehilangan, serta penurunan kualitas obat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesesuaian sistem penyimpanan obat di apotek berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui pengumpulan dan analisis terhadap penerapan sistem penyimpanan obat pada apotek yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar apotek telah menerapkan sistem penyimpanan obat sesuai dengan standar yang ditetapkan, yaitu sebesar 87,9%, sedangkan 12,1% apotek belum memenuhi standar penyimpanan obat. Temuan ini menunjukkan bahwa secara umum penerapan standar penyimpanan obat di apotek wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tergolong baik, namun masih diperlukan upaya pembinaan dan pengawasan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan apotek terhadap standar pelayanan kefarmasian secara menyeluruh