The development of digital technology in the Society 5.0 era has brought about significant changes in the education system, including Islamic education. This situation requires Islamic educational institutions to be able to integrate learning technology with the reinforcement of religious values and the character of students. This study aims to analyze the transformation of digital-based Islamic education through the development of innovative curricula and learning media to enhance students’ character in the Society 5.0 era. The study employs a qualitative approach using library research. Data were collected from scientific journals, books, and various relevant academic sources published over the past ten years. Data collection was conducted through documentary analysis, followed by analysis using content analysis techniques involving the stages of data reduction, classification, interpretation, and drawing conclusions. The results indicate that the digitalization of Islamic education can enhance learning effectiveness through the use of technology-based learning media such as Learning Management Systems (LMS), interactive multimedia, virtual classrooms, and Islamic educational applications. In addition, the development of a digital-based curriculum can integrate 21st-century competencies with character education by strengthening students’ digital literacy, creativity, collaboration, critical thinking, and digital ethics. This study concludes that digital-based Islamic education serves not only as an educational innovation but also as a strategy for shaping a generation that is religious, adaptable, and of good character amid the development of modern technology. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital pada era Society 5.0 membawa perubahan besar dalam sistem pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Kondisi tersebut menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mampu mengintegrasikan teknologi pembelajaran dengan penguatan nilai religius dan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pendidikan Islam berbasis digital melalui pengembangan kurikulum dan media pembelajaran inovatif dalam meningkatkan karakter peserta didik di era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui jurnal ilmiah, buku, dan berbagai sumber akademik relevan yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan tahapan reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pendidikan Islam mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi seperti Learning Management System (LMS), multimedia interaktif, virtual classroom, dan aplikasi edukasi Islami. Selain itu, pengembangan kurikulum berbasis digital mampu mengintegrasikan kompetensi abad ke-21 dengan pendidikan karakter melalui penguatan literasi digital, kreativitas, kolaborasi, berpikir kritis, serta etika digital peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam berbasis digital tidak hanya berfungsi sebagai inovasi pembelajaran, tetapi juga sebagai strategi dalam membentuk generasi religius, adaptif, dan berkarakter di tengah perkembangan teknologi modern.