Khayranil Ula
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gaya Komunikasi Perspektif Al-Quran, Studi Komperatif Tafsir Al-Misbah dan Fi Zhilalil Quran Khayranil Ula
Jurnal Penelitian Agama Vol. 27 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jpa.v27i1.2026.pp19-44

Abstract

Berangkat dari kegelisahan atas merosotnya etika komunikasi di era digital, kajian ini menelusuri kembali nilai-nilai komunikasi Qur’ani melalui pembacaan mendalam terhadap dua kitab tafsir besar: Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan Fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutb. Tujuan penelitian ini adalah memahami bagaimana kedua mufasir tersebut menafsirkan ayat-ayat tentang strategi dan larangan komunikasi dalam Al-Qur’an, khususnya QS. An-Nahl [16]:125, QS. Al-Isra’ [17]:53, dan QS. Al-Hujurat [49]:11–12. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan analisis komparatif terhadap sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Misbah menekankan dimensi sosial-psikologis yang menempatkan komunikasi sebagai sarana menciptakan kedamaian, ketertiban sosial, dan penghargaan terhadap martabat manusia. Sementara itu, Fi Zhilalil Qur’an menghadirkan penafsiran yang lebih spiritual dan emosional dengan fokus pada penghayatan iman, kemuliaan akhlak, dan perlindungan terhadap kehormatan individu. Kedua tafsir sepakat bahwa strategi komunikasi Qur’ani seperti hikmah, mau‘izhah hasanah, dan jidal bil-lati hiya ahsan, serta larangan seperti prasangka, tajassus, dan ghibah merupakan prinsip universal untuk membangun komunikasi yang santun, beradab, dan berkeadilan. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai komunikasi Qur’ani tetap relevan sebagai pedoman etika bagi masyarakat modern.