Roberto Roy Purba
Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL MARKETING PELAKU UMKM DI KECAMATAN MEDAN HELVETIA DALAM MENGHADAPI ERA INDUSTRI 5.0 Heri Enjang Syahputra; Roberto Roy Purba; Rolando Marpaung; Alfarozy Sipayung; Gensen Fisher Sitompul
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6499

Abstract

Latar belakang Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan efektivitas digital marketing. Namun, rendahnya literasi digital dan minimnya pemanfaatan AI menyebabkan daya saing pelaku UMKM masih terbatas dalam menghadapi era Industri 5.0. Tujuan: Meningkatkan kompetensi digital marketing pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan AI dalam kegiatan pemasaran digital. Metode: Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) dengan melibatkan 30 pelaku UMKM di Kecamatan Medan Helvetia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, pre-test, post-test, penilaian praktik, dan monitoring implementasi AI, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Sebanyak 80% peserta mengalami peningkatan nilai post-test. Peserta mampu memanfaatkan AI untuk membuat caption, copywriting, desain promosi, dan kalender konten media sosial. Sebanyak 80% peserta mengimplementasikan AI dalam pemasaran digital, dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 90%. Kesimpulan: Pelatihan AI efektif meningkatkan kompetensi digital marketing pelaku UMKM serta mendorong transformasi digital yang mendukung peningkatan daya saing usaha pada era Industri 5.0. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan yang lebih intensif.