Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Leadership,Tekanan kerja, Resiliensi dan Self Efficacy Terhadap Turnover Intention Karyawan AO Mekaar di PT PNM Area KARO Cabang Kabanjahe Dame Agustina Siahaan; Oetami Prasadjaningsih
Jurnal Riset Perbankan Manajemen dan Akuntansi Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Riset Perbankan, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Institut Keuangan-Perbankan Dan Informatika Asia Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56174/jrpma.v10i1.220

Abstract

Sektor perbankan merupakan pilar fundamental dalam perekonomian Indonesia yang mengalami transformasi berkelanjutan. Account Officer (AO) menempati posisi strategis sebagai ujung tombak institusi keuangan dalam penyaluran kredit dan pengelolaan relasi nasabah. Optimalisasi kinerja AO menjadi determinan krusial bagi pencapaian target penyaluran kredit dan pemeliharaan kualitas portofolio kredit organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh kepemimpinan, tekanan kerja, resiliensi, dan efikasi diri terhadap turnover intention pada Account Officer Mekaar di PT Permodalan Nasional Madani Area Karo Cabang Kabanjahe. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif-eksplanatif. Populasi penelitian terdiri dari 99 Account Officer Mekaar di Area Karo PT PNM Cabang Kabanjahe. Penentuan sampel menggunakan formula Slovin menghasilkan 65 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur dengan skala Likert yang didistribusikan kepada responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS 4. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepemimpinan dan resiliensi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, mengimplikasikan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan dan resiliensi karyawan dapat menurunkan intensi turnover. Sebaliknya, tekanan kerja dan efikasi diri terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, menunjukkan bahwa peningkatan tekanan kerja dan efikasi diri dapat meningkatkan kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi.