Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Rendahnya Percaya Diri dan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Senam Lantai di Kelas VII-7 SMP Negeri 1 Masbagik M. Ardillah; Rina Nopiana
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2725

Abstract

Floor gymnastics is a topic within the Physical Education, Sports, and Health (PJOK) curriculum that requires students to possess courage, motor coordination, and self-confidence. However, many students still exhibit low self-confidence and learning motivation, limiting their participation in practical activities. This situation is influenced by a fear of injury, embarrassment about making mistakes in front of classmates, a lack of interest in the subject matter, and a lack of variety in teaching methods. This study aims to analyze the factors contributing to students' low self-confidence and learning motivation and to identify the efforts made by the teacher to improve these aspects during floor gymnastics lessons for Class VII-7 students at SMP Negeri 1 Masbagik. The study employs a qualitative approach with a descriptive method. Participants included a PJOK teacher and Class VII-7 students selected via purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and validated using source and technique triangulation. The results indicate that low student self-confidence stems primarily from the fear of injury, embarrassment, and the fear of being mocked by peers. Meanwhile, low learning motivation is influenced by a lack of student interest in floor gymnastics and the use of limited teaching methods. To address these issues, the teacher collaborated with Teacher Professional Education (PPG) students to implement several strategies, including creating a safe learning environment, providing positive reinforcement, employing engaging teaching methods, and conducting exercises in a gradual manner. These efforts successfully enhanced the students' courage, self-confidence, learning motivation, and active participation in floor gymnastics lessons.  
Mengenal Dunia Olahraga dan Permainan Tradisional Baiq Nurul Ipadah; M. Ardillah; M. Seftiawan Dwi Putra; Abdul Ghani Mubarak; Nopi Hariadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13147

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Mengenal Dunia Olahraga dan Permainan Tradisional” dilaksanakan di SMP Negeri 2 Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan pentingnya olahraga sekaligus melestarikan permainan tradisional daerah sebagai sarana pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat siswa terhadap aktivitas fisik dan semakin tergesernya budaya bermain tradisional akibat pengaruh teknologi modern. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, demonstrasi olahraga indoor dan outdoor, praktik ice breaking berupa pengukuran denyut nadi, serta pelatihan permainan tradisional NTB seperti begasingan, presean, dan bentengan. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas VII–IX dengan pendekatan partisipatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta dalam setiap sesi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya olahraga bagi kesehatan, kemampuan mengidentifikasi berbagai jenis aktivitas fisik, serta tumbuhnya kesadaran akan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam permainan tradisional seperti sportivitas, kerja sama, dan rasa kebersamaan. Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap penguatan karakter siswa dan pelestarian budaya lokal. Melalui integrasi antara olahraga modern dan permainan tradisional khas NTB, kegiatan ini menjadi contoh pembelajaran pendidikan jasmani yang berorientasi pada budaya, karakter, dan kebugaran jasmani peserta didik