Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG Tri Endah Suryani; Entan Afriannisyah; Herlina Fitriyani
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i1.320

Abstract

Pendahuluan: Cakupan pelayanan penggunaan alat kontrasepsi pasca persalinan di Pendopo Kabupaten Empat Lawang masih sangat rendah, Tahun 2023 tercatat hanya 1.250 ibu nifas yang menggunakan alat kontrasepsi Intrauterine Device (IUD) hanya (2,4%). Rendahnya pemahaman tentang kontrasepsi IUD membuat minat penggunaan alat Kontrasepsi IUD pasca persalinan sangat kurang. IUD merupakan salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang memiliki efektivitas paling tinggi dalam mencegah kehamilan. Faktor yang mempengaruhi minat ibu untuk menggunakan kontrasepsi IUD yakni pendidikan, pekerjaan, sosial ekonomi, informasi petugas kesehatan, tingkat pengetahuan dan dukungan suami. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat Pendidikan dan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD di Puskesmas Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik menggunakan cross sectional, sampel sebanyak 89 ibu diambil secara purposive sampling. Menggunakan data primer, diolah secara univariat dan bivariat dengan analisis uji chi square. Hasil: Didapatkan 59 (66,3%) ibu berminat menggunakan IUD, 50 (56,2%) ibu berpendidikan tinggi, 54 (60,7%) ibu berpengetahuan baik, Ada hubungan pendidikan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD (p value = 0,007) ada hubungan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD (p value = 0,000). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan ada hubungan Pendidikan dan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD. Diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu pemilihan alat kontrasepsi yang tepat dan efisien. Pada bidan diharapkan dapat memberikan penyuluhan mengenai KB IUD dengan informasi yang lengkap ketika melakukan konseling KB terutama akseptor yang akan memilih KB IUD
PENGARUH SENAM NIFAS TERHADAP PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI (TFU) DAN AFTERPAINS PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONDOK SUGUH KABUPATEN MUKOMUKO TAHUN 2025 entan afriannisyah
Jurnal Kebidanan Manna Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jkm.v4i2.1850

Abstract

ABSTRAK Pada tahun 2023 di Indonesia kematian ibu pasca melahirkan memiliki rentang yang hampir tinggi, beberapa hal yang menyebabkannya yaitu lemahnya dari kontraksi uterus, sehingga pada ibu hamil terjadi penurunan fundus atau uteri lambat dan ibu hamil tidak ada merasakan sakit perut karena terjadi pendarahan, pada 2-3 hari ibu hamil merasakan kram pada Rahim ini terjadi secara intermiten, Karena itu, ibu hamil disarankan melakukan senam nifas sejak hari pertama sampai hari kesepuluh untuk mengatasi subinvolusi serta afterpain, Studi ini bertujuan Studi ini Mengkaji pengaruh senam nifas terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu setelah melahirkan di Puskesmas Pondok Suguh, Mukomuko, 2025. kajian ini untuk quasi eksperimen pendekatan cross sectional and two grup posttest-only design, semua nya dikumpulkan menjadi lembar observasi, pita ukur, lembar observasi dan SOP senam nifas, Dalam penelitian ini diterapkan uji independent t-test yang menghasilkan p-value 0,032 pada variabel tinggi fundus uteri dan 0,001 pada variabel afterpains. Karena nilai signifikansi < 0,05, maka terdapat pengaruh senam nifas terhadap penurunan TFU dan afterpains pada ibu setelah melahirkan di Puskesmas Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko.