Nibras Karnain Laya
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Tepung Daun Jagung Dan Tepung Rumput Laut Terhadap Bagian – Bagian Non Karkas Ayam Broiler Sasmita Iwan Utina; Nibras Karnain Laya; Ellen J Saleh; Suparmin Fathan
Jurnal Sains Ternak Tropis Vol 4, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jstt.4.2.17-25.2026

Abstract

The objective of this study was to determine the effect of corn leaf meal and seaweed meal (Eucheuma cottoni) on the weight gain of non-carcass parts. This study used 96 broiler chickens aged 15–24 days. The slatted pens are divided into 24 compartments, each measuring 100 x 50 x 100 cm. The feed provided consisted of commercial feed (BR 1), corn leaf meal, and seaweed meal. The research method used a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 4 replicates, The treatments included commercial feed (P0), 10% corn leaf meal (P1), 10% seaweed flour (P2), 5% corn husk flour + 15% seaweed flour (P3), 10% corn leaf flour + 10% seaweed flour (P4), 15% corn leaf flour + 5% seaweed flour (P5), and each round consists of 4 chickens. The variables observed were chicken head weight, chicken neck weight, and chicken leg weight. The data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results of the study show that the addition of corn leaf meal and seaweed meal has a significant effect on the non-carcass parts of broiler chickens, including the neck, head, and legs. The best treatment was P0 (commercial feed), which produced a higher non-carcass weight than the other treatments. Increasing the levels of corn leaf meal and seaweed meal in the diet—particularly in the high-combination treatment—tended to reduce non-carcass weight. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tepung daun jagung dan tepung rumput laut (eucheuma cottoni) terhadap pertambahan bobot bagian-bagian non karkas. Penelitian ini menggunakan ayam broiler sebanyak 96 ekor umur 15-24 hari. Kandang yang digunakan kandang slat di kelompokkan menjadi 24 petak dengan ukuran setiap petak 100 x 50 x 100 cm. Pakan yang diberikan terdiri dari pakan jadi (BR 1), tepung daun jagung, tepung rumput laut. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, perlakuan yang diberikan meliputi pakan komersil (P0), 10% tepung daun jagung (P1), 10% tepung rumput laut (P2), 5% tepung daun jagung + 15 % tepung rumput laut (P3), 10% tepung daun jagung + 10% tepung rumput laut (P4), 15% tepung daun jagung + 5% tepung rumput laut (P5), dan setiap ulangan terdiri dari 4 ekor ayam. Variabel yang diamati adalah bobot kepala ayam, bobot leher ayam , dan bobot kaki ayam. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan pemberian tepung daun jagung dan tepung rumput laut memberikan pengaruh nyata terhadap bagian non karkas ayam broiler yang meliputi leher, kepala, dan kaki. Perlakuan terbaik ditunjukkan oleh P0 (pakan komersial) yang menghasilkan bobot non karkas lebih tinggi dibandingkan perlakuan yang lainnya. Peningkatan level tepung daun jagung dan tepung rumput laut dalam ransum terutama pada perlakuan dengan kombinasi tinggi, cenderung menurunkan bobot non karkas