Mohamad Ervandi
Program Studi Manajemen Sumber Daya Hayati, Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keberlanjutan Usaha Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Camal Adi Maskur; Dian Afikasari; Mohamad Ervandi
Jurnal Sains Ternak Tropis Vol 4, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jstt.4.1.52-61.2026

Abstract

Dairy cattle farming contributes to the Indonesian economy by improving food security. Probolinggo Regency is one of the regions with significant potential for the development of dairy farming. One of the districts in Probolinggo Regency with a considerable dairy cattle population is Krucil District. This study aimed to identify the social, economic, infrastructure and technology, as well as legal and institutional dimensions.The research employed qualitative descriptive and explanatory methods using a survey approach. The results of the study on the sustainability of dairy cattle farming showed that, in the social dimension, the level of education of farmers was categorized as low and the age of farmers tended to be advanced. However, other aspects such as time allocation for livestock activities, community access and perceptions, as well as social roles and patterns of community relationships in dairy farming activities were categorized as high. These conditions can encourage participation and support the continuity of dairy farming enterprises.Indicators in the economic dimension were generally in the moderate category, indicating that dairy farming businesses have not yet been optimized and therefore have not created a highly competitive agribusiness system. Infrastructure and technology play an important role in supporting dairy cattle farming, as reflected by the relatively moderate score in the infrastructure and technology dimension. The legal and institutional aspects showed an average moderate value, indicating that legal and institutional functions have not been fully optimized. Nevertheless, the existence of farmer groups and the involvement of farmers play an important role in supporting the progress of dairy farming enterprises.Usaha peternakan sapi perah memberikan kontribusi bagi perekonomian di Indonesia dalam meningkatkan ketahanan pangan. Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha ternak perah. Salah satu kecamatan di kabupaten Probolinggo yang memiliki populasi ternak sapi perah yaitu kecamatan Krucil. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dimensi sosial, ekonomi, infrastruktur dan teknologi serta hukum dan kelembagaan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dan eksplanatori kualitatif dengan menggunakan metode survey. Hasil penelitian mengenai keberlangsungan usaha ternak sapi perah menunjukan hasil Pada dimensi sosial menunjukkan tingkat pendidikan dalam kategori rendah dan usia peternak dalam kategori lanjut. Akan tetapi dimensi lain yang menyangkut alokasi waktu untuk usaha ternak, akses dan pandangan masyarakat, peran dan pola hubungan masyarakat dalam kegiatan usaha sapi perah terkategori tinggi, hal ini dapat mendorong partisipasi dan terus berlansungnya usaha peternakan.Indikator dalam dimensi ekonomi rata – rata masuk dalam kategori sedang, artinya usaha ternak sapi perah belum optimal sehingga belum menciptakan sistem agribisnis yang mempunyai daya saing yang tinggi. Infrastruktur dan teknologi mempunyai peran penting dalam menunjang usaha ternak sapi perah. Hal ini di tunjukan pada hasil dimensi infrastruktur dan teknologi yang relatif sedang. Aspek hukum dan kelembagaan menunjukan nilai rata-rata sedang artinya fungsi hukum dan kelembagan belum maksimal. Akantetapi indikator keberadaan kelompok tani dan keterlibatan peternak memegang peran penting dalam menunjang kemajuan usaha.
Implementasi Marketing Mix Dalam Pemasaran Telur Ayam Ras (Studi Kasus Pada Peternakan Ayam Petelur Mitra Satwa Farm Di Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri) Camal Adi Maskur; Dian Afikasari; Mohamad Ervandi
Jurnal Sains Ternak Tropis Vol 4, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jstt.4.2.26-34.2026

Abstract

Marketing strategy is an important factor in enhancing the competitiveness of layer poultry farming businesses in Kediri Regency. One of the layer poultry farms located in Ringinrejo District, Kediri Regency, is Mitra Satwa Farm. This study aimed to analyze the implementation of the marketing mix in the marketing of chicken eggs at Mitra Satwa Farm. The research employed a qualitative descriptive method using a case study approach. The study was conducted in May 2026. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the business owner, employees, and consumers. Data were analyzed using the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the marketing mix, consisting of four main elements—product, price, place, and promotion—was categorized as good, with an overall score of 32. The implementation of the product and price elements was categorized as very good, with scores of 9 and 10, respectively. The product strategy emphasized maintaining egg quality, freshness, cleanliness, and size variation, while pricing was determined competitively by considering market prices and production costs. Meanwhile, the place and promotion elements were categorized as less satisfactory, with scores of 6 and 7, respectively. Distribution strategies were implemented through direct sales to consumers, retailers, and business partners, enabling effective market reach. Promotional activities were conducted through direct communication, social media, and customer service. The main challenges encountered included fluctuations in feed prices, market competition, and changes in consumer demand. Overall, the implementation of the marketing mix at Mitra Satwa Farm was effective and contributed positively to improving marketing performance and business competitiveness. Strategi Pemasaran berperan penting dalam meningkatkan daya saing usaha peternakan ayam petelur. Peneltian ini bertujuan menganalisis implementasi bauran pemasaran pada usaha telur ayam ras di Mitra Satwa Farm, Kecamatan Ringin Rejo Kabupaten Kediri. Penelitian ini di laksanakan pada Mei 2026 menggunakan metode kualiattif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian di reduksi data, penyajian data dan panarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi marketing mix yang meliputi produk, harga, tempat dan promosi termasuk kategori baik dengan skor 32. Aspek Produk dan harga tergolong sangat baik dengan skor masing -masing 9 dan 10, sedangkan aspek tempat dan promosi tergolong kurang baik dengan skor masing-masing 6 dan 7. Pemasaran di lakukan mealui penjulan langsung dan media sosial. kendala utama yang dihadapi meliputi fluktuasi harga pakan, persaingan pasar dan perubahan permintaan. Secara umum implementasi marketing mix berjalan dengan baik dan mendukung pemasaran serta daya saing telur ayam ras.