Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Karika (Carica pubescens) dan Minyak Atsiri Rimpang Bengle (Zingiber cassumunar) terhadap Bakteri Gram Positif Penyebab Infeksi Kulit Fania Putri Luhurningtyas; Prashinta Nita Damayanti; Anasthasia Puji Astuti; Meytha Putri Prehandhini; Syarifah Roihanah
Herbal Medicine Journal Vol 9 No 2 (2026): Herbal Medicine Journal
Publisher : Program Studi S1 Farmasi, STIKES Senior, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58996/hmj.v9i2.236

Abstract

Infeksi kulit akibat bakteri Gram positif seperti Staphylococcus aureus dan Bacillus masih menjadi masalah kesehatan, terutama akibat meningkatnya resistensi antibiotik. Daun karika (Carica pubescens) dan rimpang bengle (Zingiber cassumunar) diketahui mengandung senyawa aktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun karika dan minyak atsiri bengle terhadap Bacillus dan Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode difusi cakram dengan variasi perbandingan ekstrak (1:0, 2:1, 1:1, 1:2, dan 0:1), serta kontrol positif dan negatif. Data dianalisis menggunakan Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan memiliki aktivitas antibakteri. Aktivitas tertinggi terhadap Bacillus diperoleh pada perbandingan 2:1 dengan rata-rata zona hambat 9,15 mm, sedangkan terhadap Staphylococcus aureus pada perbandingan 0:1 sebesar 9,6 mm. Analisis statistik menunjukkan bahwa rasio ekstrak, jenis bakteri, dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap diameter zona hambat (p<0,05). Kombinasi ekstrak daun karika dan bengle berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami terhadap bakteri Gram positif penyebab infeksi kulit.
This AUREY BOMB (INOVASI SABUN MANDI KOMBINASI Hylocereus polyrhizus dan Lavandula angustifolia SEBAGAI ANTIOKSIDAN dan MERELAXKAN TUBUH) Syarifah Roihanah .; Nesya Cantika Putri; Askya Falabiba; Meytha Putri Prehandhini
Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Penelitian Farmasi dan Herbal
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan DELI HUSADA Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpfh.v8i2.2789

Abstract

This study aims to develop a bath bomb formulation based on red dragon fruit peel (Hylocereus polyrhizus) as an innovation in natural, eco-friendly body care products. Dragon fruit peel was chosen because it contains bioactive compounds such as vitamin C, flavonoids, and betalains, which have potential as antioxidants and natural colorants. This research used an experimental method with variations in extract concentration and evaluation of the physical characteristics of the product, including organoleptic test, pH, effervescent time, foam height, and specific gravity. The results showed that bath bombs containing dragon fruit peel extract had good physical characteristics: solid, stable, easily soluble (<5 minutes), and pH within a safe range (6–7.5). Additionally, variations in fragrance concentration affected aroma acceptance, with moderate concentrations producing the most balanced and preferred scent. These findings indicate that dragon fruit peel can be utilized as a natural active ingredient in bath bomb formulations to create value-added, sustainable, and eco-friendly body care products.