Shofila Hilma Faradiana Nandita Putri
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Aplikasi Olahraga Terhadap Self-Presentation Pada Generasi Z Shofila Hilma Faradiana Nandita Putri; Miftakhul Jannah
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 1 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/nx3v0p80

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the impact of sports app use on how individuals present themselves in the context of Generation Z, who grew up in the digital era and have the potential to express their identity through online platforms. Using quantitative methods, this study involved 136 Generation Z participants aged 15-25 who actively used digital-based sports apps. Data were collected using the Self-Presentation Tactics Scale – Assertive (SPRS; Lee et al., 1999) and the sports app usage scale developed by Baubonytė and Deliautaitė (2021). Data were then analyzed using JASP with validity, reliability, descriptive analysis, classical assumptions, and simple linear regression tests. The study findings showed that sports app use had a significant positive effect on self-presentation (p < 0.001) with a contribution of 62.2%, indicating that the higher the intensity of sports app use, the greater the tendency for individuals to actively present themselves in digital spaces. This research suggests that sports app developers consider users' social and self-identity aspects as part of their strategies to increase digital engagement and participation. Keywords: sports apps, self-presentation, Generation Z, digital media
Pengaruh Kesepian terhadap Stres pada Wanita Dewasa Awal Dwi Tantri Oktafiani; Shofila Hilma Faradiana Nandita Putri; Aditya Afif Nirwanto
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n03.p1008-1018

Abstract

Erikson menjelaskan bahwa tahap perkembangan intimacy versus isolation menandai kecenderungan individu dalam membentuk relasi yang intim dan signifikan dengan orang lain.. Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan perkembangan ini dapat menimbulkan tekanan psikologis yang berpotensi berkembang menjadi stres. Rasa kesepian yang tidak tertangani dengan baik sering kali menjadi faktor pemicu munculnya stres, terutama pada wanita usia dewasa awal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesepian terhadap tingkat stres pada wanita di Surabaya berusia 18-30 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi mencakup wanita di Surabaya berusia 18–30 tahun, sedangkan sampel terdiri atas 100 responden yang mengalami kesepian. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Lemeshow. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 1–4 untuk mengukur kesepian dan stres. Analisis data dilakukan melalui uji regresi linier dengan bantuan perangkat lunak JASP versi 0.18.1.0. Hipotesis penelitian meliputi H0, yang menyatakan tidak ada pengaruh kesepian terhadap stres pada wanita, serta H1, yang menyatakan terdapat pengaruh kesepian terhadap stres pada wanita. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,483. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kesepian berkontribusi sebesar 48,3 persen terhadap stres, sedangkan 51,7 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Abstract At the intimacy vs. isolation stage of development, individuals tend to seek close relationships with others. When these developmental needs are not fulfilled, they may experience pressure that can lead to psychological stres. This study tested the hypotheses: H₀ : there is no effect of loneliness on stres among women, and H₁ : there is an effect of loneliness on stres among women. The population of this study consisted of women in Surabaya aged 18–30 years, and the sample included 100 women within the same age range who experienced loneliness, determined using the Lemeshow formula. The research employed a quantitative survey method using a questionnaire with a 4-point Likert scale, and data were analyzed using linear regression through JASP version 0.18.1.0. The R² value obtained was 0.483, indicating that loneliness accounts for 48.3% of the variance in stres, while the remaining 51.7% is influenced by other external factors.