Abstrak. Pendidikan merupakan proses penting dalam meningkatkan kualitas manusia. Pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya pengembangan kurikulum yang baik. Salah satu pengembangan kurikulum untuk menunjang kualitas manusia yaitu entrepreneurship. Melalui penanaman nilai entrepreneur sejak dini diharapkan peserta didik dimasa depan mampu mengurangi tingkat pengangguran melalui kegiatan entrepreneurship dan penciptaan lapangan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai entrepreneurship untuk anak usia dini sebagai dasar pengembangan kurikulum entrepreneurship. Penelitian ini mengasumsikan bahwa muatan nilai-nilai entrepreneurship sejak dini dapat memberi pengetahuan, keterampilan dan sikap menjadi seorang entrepreneur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di lembaga taman kanak-kanak Al Ishlah Tulungagung dan Khasanah Yogyakarta. Pengambilan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Adapun uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, waktu dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua belas nilai entrepreneurship yang dapat distimulasi pada anak usia dini yaitu mandiri, percaya diri, berjiwa pemimpin, berwirausaha, bertanggungjawab, kreatif-inovatif, pantang menyerah, komunikatif, peduli lingkungan-sosial, jujur-amanah, berkarakter qur’ani dan kolaboratif. Abstract. Education is an important process in improving human quality. Education will not run optimally without the development of a good curriculum. One of the curriculum developments to support human quality is entrepreneurship. Through instilling entrepreneurial values from an early age, it is hoped that students in the future will be able to reduce the unemployment rate through entrepreneurship activities and job creation. This research aims to find out the values of entrepreneurship for early childhood as the basis for the development of an entrepreneurship curriculum. This research assumes that the content of entrepreneurship values from an early age can provide knowledge, skills and attitudes to become an entrepreneur. The research method uses a qualitative approach with a case study type in Al Ishlah Tulungagung and Khasanah Yogyakarta kindergarten institutions. Data collection using interviews, documentation and observations. The data validity test uses triangulation of techniques, time and sources. The results of the study show that there are twelve entrepreneurial values that can be stimulated in early childhood, namely independence, confidence, leadership, entrepreneurship, responsibility, creative-innovative, never giving up, communicative.