Dapur Rumpin, sebuah unit usaha kuliner berskala menengah yang beroperasi di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, menghadapi serangkaian hambatan operasional yang bersumber dari sistem pencatatan transaksi penjualan yang masih bersifat konvensional sepenuhnya, mencakup penulisan pesanan secara manual pada buku nota, penghitungan tagihan oleh kasir tanpa bantuan perangkat digital, serta ketiadaan jalur pemesanan berbasis teknologi yang terorganisir. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan kesalahan pencatatan data sekaligus menghambat kemampuan pelaku usaha dalam mengambil keputusan berdasarkan data secara real-time. Riset ini bertujuan merancang serta mengimplementasikan sebuah sistem transaksi berbasis web dengan memanfaatkan HTML5, CSS3, dan Vanilla JavaScript (ES6) tanpa keterlibatan framework backend apapun, dengan fokus utama pada optimalisasi efisiensi transaksi di lingkungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kuliner. Metodologi pengembangan perangkat lunak yang digunakan ialah model Waterfall, yang mencakup empat tahapan berurutan: penggalian kebutuhan sistem, perancangan arsitektur, realisasi kode, dan verifikasi fungsional. Sistem yang berhasil dibangun dilengkapi dengan sejumlah fitur unggulan, yakni katalog menu digital yang mendukung penyaringan kategori secara dinamis, keranjang belanja interaktif yang beroperasi melalui Web Storage API (localStorage), tampilan kode pembayaran QRIS secara statis, dan mekanisme pengiriman konfirmasi pesanan secara otomatis kepada admin lewat WhatsApp URL Scheme API. Evaluasi menggunakan metode Black Box Testing terhadap lima skenario fungsional memperlihatkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan tanpa hambatan, meliputi penambahan item ke keranjang, komputasi total tagihan secara otomatis, validasi isian formulir checkout, penayangan kode QRIS, dan pengiriman notifikasi pesanan melalui WhatsApp. Sistem ini berhasil menggantikan alur pencatatan manual dengan solusi digital yang terautomasi, sekaligus menekan potensi kesalahan manusia dan mempercepat siklus pelayanan kepada pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi web berbasis Vanilla JavaScript layak dijadikan solusi digitalisasi sistem transaksi UMKM kuliner yang praktis, hemat biaya, dan terbukti efektif. Kata kunci: sistem penjualan berbasis web, Vanilla JavaScript, localStorage, QRIS, digitalisasi UMKM