Urgensi penelitian ini adalah perlunya pengembangan multimedia interaktif berbasis Case-Based Learning (CBL) untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan berpikir kritis, dan keterlibatan peserta didik dalam mempelajari materi pencemaran lingkungan yang kontekstual dan relevan dengan permasalahan nyata. Teknologi mengalami kemajuan yang begitu pesat sehingga akan diikuti oleh kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya pada ilmu pengetahuan alam (IPA) yang mana saat proses pembelajaran di kelas peran buku cetak bisa saja mulai tergantikan oleh aplikasi interaktif berbasis platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif Lumi Education berbasis case-based learning (CBL) pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode jenis research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluations). Pengujian validitas dilakukan menggunakan uji Aiken’s V. Pada tahap validasi media dilakukan oleh 2 orang ahli media dan 2 orang ahli materi menggunakan lembar penilaian yang mencakup aspek desain, navigasi, materi/isi, pedagogi, dan kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan skor rata-rata keseluruhan hasil validasi yang telah dilakukan oleh para validator adalah 0,90 dengan kategori “Sangat Tinggi” yang artinya “Sangat Valid”. Hasil penilaian tersebut diukur secara keseluruhan dari nilai rata-rata oleh ahli media sebesar 0,92 dengan kategori “Sangat Tinggi” dan oleh ahli materi sebesar 0,89 dengan kategori “Tinggi”. selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa uji kepraktisan yang dilakukan oleh guru memperoleh skor 92,50 dengan kriteria “sangat praktis” dan uji kepraktisan yang dilakukan oleh siswa SMP memperoleh skor 93,43 dengan kriteria “sangat praktis”. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat dikatakan bahwa multimedia interaktif Lumi Education berbasis CBL sangat cocok digunakan sebagai media pembelajaran pada materi pencemaran lingkungan sebagai fasilitas pembelajaran interaktif pada jenjang SMP/MTs.