Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Bahasa Jepang dalam Membangun Fondasi Multibahasa di SD Hippindo Banjarmasin Putri Elok Maufikhoh; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono; M. Ziyan Takhqiqi Arsyad; Rizky Amelia
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 3 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i3.1996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan pembelajaran bahasa Jepang dalam membangun fondasi multibahasa peserta didik di SD Hippindo Banjarmasin. Pembelajaran bahasa Jepang tidak hanya memberikan wawasan linguistik baru, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, adaptasi budaya, dan keterampilan komunikasi lintas bahasa pada peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kasus melalui pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi dan wawancara secara mendalam. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru bahasa Jepang, dan peserta didik yang terlibat langsung dalam pembelajaran bahasa Jepang. Teknik analisis data yang diterapkan yaitu analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis tematik. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Jepang di sekolah dasar dirancang untuk memberikan peserta didik keterampilan dalam berbahasa asing, dengan peran aktif kepala sekolah sebagai penggagas utama.
Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V Menggunakan Model BASULING BAPANTUN dan Media Etnomatematika Lok Baintan Muhammad Diki Saputra; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v4i3.3271

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat aktivitas siswa, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan penerapan model pembelajaran BASULING BAPANTUN yang dipadukan dengan media Etnomatematika Lok Baintan dalam proses pembelajaran. Model BASULING BAPANTUN merupakan perpaduan dari tiga pendekatan, yaitu Problem Based Learning, Make a Match, dan Picture and Picture. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas V SDN Kebun Bunga 3 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, serta kemampuan berpikir kreatif siswa. Sedangkan data kuantitatif dikumpulkan dari hasil belajar siswa yang diukur melalui tes tertulis secara individu dan berkelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari pertemuan pertama hingga keempat dengan kategori “sangat baik.” Aktivitas siswa juga meningkat signifikan, yaitu dari 57% (sebagian siswa sangat aktif) menjadi 96% (hampir seluruh siswa sangat aktif). Kemampuan berpikir kreatif siswa mengalami kenaikan dari 54% menjadi 93%. Peningkatan tersebut berdampak positif pada hasil belajar siswa, yang naik dari 46,4% menjadi 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model BASULING BAPANTUN beserta media Etnomatematika Lok Baintan efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif; Model BASULING BAPANTUN; Media Etnomatematika Lok Baintan.
Implementasi Kelas Kreatif Berbasis Alam Di Sekolah Dasar Lingkungan Lahan Basah Siti Fatimah; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning that is still centered on traditional classrooms often makes students less active and minimally involved with the environment. This research aims to analyze the implementation of nature-based creative classes as a strategy to increase learning comfort, motivation, and environmental care character in elementary school students in wetland areas. The research uses a qualitative case study design at SDN SN Sungai Miai 5 Banjarmasin with data collection through interviews, observations, and documentation. The research analysis unit is the teacher's adaptive practice in designing, managing, and growing a nature-based classroom culture. Research results show that the implementation of nature-based creative classes is an integrated strategy with five main themes: the concept of nature-based space, adaptive space arrangement, the impact of nature classes on comfort and learning focus, the role of teachers as designers and facilitators, as well as the formation of student values and characters. This finding confirms that the creativity and pedagogical leadership of teachers is able to produce contextual learning that is in accordance with the characteristics of the wetland ecosystem and can be replicated in schools with similar conditions.