Pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Usul, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu belum berjalan optimal karena minimnya sarana pemilahan dan masih adanya kebiasaan membakar atau membuang sampah di tempat yang kurang sesuai. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 148 Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan program bertema “Pisahkan Sampahmu, Jadikan Desa Usul Menjadi Desa Zero Waste” selama periode 27 Juli sampai 5 September 2026. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memilah serta mengolah sampah organik dan anorganik menjadi produk yang bernilai guna. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada masyarakat, siswa sekolah dasar, dan pelaku UMKM setempat. Kegiatan meliputi pembuatan tong sampah berbahan bambu, sosialisasi pembuatan pupuk kompos cair, pelatihan pembuatan briket dari tempurung kelapa, pemanfaatan botol plastik menjadi gantungan kunci, serta pembuatan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, tersedianya sarana pemilahan sampah, serta berkembangnya keterampilan warga dalam mengolah limbah organik dan anorganik menjadi produk yang bermanfaat. Program pendukung berupa sosialisasi anti-bullying, digitalisasi UMKM melalui QRIS, dan kegiatan keagamaan turut memperkuat hubungan mahasiswa dengan masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa program KKN berbasis zero waste ini berhasil meletakkan dasar pengelolaan sampah yang lebih tertata di Desa Usul, meskipun keberlanjutannya masih memerlukan pendampingan dan penguatan kelembagaan desa agar hasil yang dicapai dapat terus berjalan setelah masa KKN berakhir.