Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan di era digitalisasi. Perkembangan teknologi yang pesat menuntut organisasi untuk terus beradaptasi melalui pengelolaan tenaga kerja yang lebih dinamis dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui survei dan wawancara mendalam terhadap manajer serta staf di sektor industri manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pelatihan berbasis teknologi dan penyesuaian gaya kepemimpinan transformasional memberikan dampak positif secara signifikan terhadap efisiensi operasional harian. Selain itu, pemberian kompensasi yang adil dan penyediaan lingkungan kerja yang kondusif terbukti mampu meningkatkan motivasi serta komitmen karyawan terhadap perusahaan secara berkelanjutan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya tantangan utama berupa resistensi terhadap perubahan teknologi di kalangan tenaga kerja senior serta perlunya penyesuaian budaya organisasi dalam mengelola keberagaman generasi. Kesimpulannya, pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi antara pengembangan keterampilan digital, kesejahteraan karyawan, dan kepemimpinan yang adaptif menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing serta menurunkan tingkat keterputusan hubungan kerja. Rekomendasi dari penelitian ini menyarankan agar pihak manajemen perusahaan secara berkala mengevaluasi efektivitas program pelatihan yang dijalankan dan memperkuat jalur komunikasi internal. Dengan demikian, integrasi antara pemanfaatan teknologi modern dan pendekatan humanis dapat tercipta secara harmonis guna mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi dalam jangka panjang secara maksimal dan efisien.