Nur Hanifatul Azmi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Budaya Religius, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru pada Sekolah Menengah Kejuruan Nur Widiastuti; Supriyana; Sabar Priyono; Nur Hanifatul Azmi; Netti Parwati; Andi Herni Usman
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Juli 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i3.1175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya religius, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 212 guru SMK negeri dan swasta di Kabupaten Karawang, dengan sampel sebanyak 139 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya religius, dan motivasi kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien determinasi sebesar 57,6%. Motivasi kerja menjadi variabel yang memberikan kontribusi paling besar terhadap peningkatan kinerja guru. Temuan penelitian menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan vokasi memerlukan kepemimpinan transformasional yang efektif, budaya sekolah yang religius, serta penguatan motivasi kerja guru secara berkelanjutan.