Ahmad Sofyansari
Universitas Kartamulia Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Industrialisasi Olahraga Dan Perannya Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Serta Profesionalisme Manajemen Olahraga Di Indonesia Ahmad Sofyansari; Iik Hajarudin; Dede Muhammad Salim; Ipan Muhamad Haerul; Paridudin
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Juli 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i3.1238

Abstract

Industrialisasi olahraga merupakan fenomena yang menunjukkan transformasi olahraga dari aktivitas fisik dan kompetitif menjadi sektor produktif yang memiliki nilai ekonomi dan sosial yang signifikan. Di Indonesia, kajian mengenai keterkaitan antara industrialisasi olahraga dan ekonomi kreatif masih relatif terbatas, padahal sektor ini memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran industrialisasi olahraga sebagai penggerak ekonomi kreatif melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data Google Scholar, Scopus, dan jurnal nasional terakreditasi dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Proses seleksi literatur mengikuti pedoman PRISMA sehingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa industrialisasi olahraga berkembang melalui integrasi berbagai subsektor, seperti olahraga profesional, industri kebugaran, penyelenggaraan event olahraga, media dan penyiaran, serta pariwisata olahraga. Integrasi tersebut menghasilkan efek pengganda terhadap ekonomi kreatif melalui penciptaan lapangan kerja, peluang kewirausahaan, dan penguatan industri pendukung. Dengan demikian, industrialisasi olahraga dapat diposisikan sebagai katalisator pembangunan ekonomi berbasis kreativitas dan pengalaman yang memerlukan dukungan kebijakan, investasi infrastruktur, dan kolaborasi lintas sektor agar potensinya dapat dimanfaatkan secara optimal di Indonesia.