Farida Nur Aini
Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENYULUHAN PRANIKAH TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA DAN DEWASA AWAL TENTANG KESIAPAN PERNIKAHAN DI KELURAHAN KARANGASEM Farida Nur Aini; Muhammad Japar; Nita Febrianty; Rizki Utaminingtyas; Lailatum Muthoharoh; Siti Muslichah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.60452

Abstract

Kesiapan memasuki kehidupan pernikahan merupakan aspek penting dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas. Rendahnya pengetahuan remaja dan dewasa awal mengenai peran suami istri, komunikasi keluarga, serta kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko konflik rumah tangga dan berbagai masalah kesehatan reproduksi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja dan dewasa awal mengenai kesiapan memasuki kehidupan pernikahan melalui penyuluhan pranikah. Kegiatan menggunakan desain one-group pretest–posttest. Peserta berjumlah 24 anggota Karang Taruna Indonesia Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta yang dipilih secara purposive sampling. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Intervensi diberikan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, permainan edukatif, dan tanya jawab. Analisis data menggunakan uji Shapiro–Wilk dan Paired Sample t-test dengan perangkat lunak JASP. Sebanyak 21 data dianalisis. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 38,48 menjadi 42,86 setelah penyuluhan. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (W = 0,928; p = 0,128). Uji Paired Sample t-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (t(20) = −6,788; p < 0,001) dengan ukuran efek besar (Cohen's d = 1,481). Penyuluhan pranikah berbasis komunitas efektif meningkatkan pengetahuan peserta mengenai kesiapan menikah, komunikasi keluarga, dan kesehatan reproduksi sehingga berpotensi menjadi strategi promosi kesehatan dalam mendukung pembentukan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.