Sri Rawanti
-

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Media Pembelajaran Interaktif dalam Mengembangkan Keterampilan Kognitif Di Prasekolah: Perspektif Lintas Budaya Sri Rawanti
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 1 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i1.4663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media pembelajaran interaktif dalam mengembangkan keterampilan kognitif pada anak prasekolah dari perspektif lintas budaya di dua wilayah yang berbeda: Gorontalo dan Makassar. Keterampilan kognitif, termasuk perhatian, memori, klasifikasi, dan kemampuan pemecahan masalah, adalah aspek penting dari perkembangan anak usia dini yang membentuk dasar untuk kesiapan belajar di masa depan. Media pembelajaran interaktif diyakini dapat merangsang partisipasi aktif dan pengolahan informasi baik secara visual maupun pendengaran. Namun, efektivitasnya sering dipengaruhi oleh faktor budaya, lingkungan sosial, dan pendekatan pedagogis yang unik setiap daerah. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan desain studi kuasi-eksperimental dan kualitatif, sampel terdiri dari 120 anak berusia 4-6 tahun di kedua wilayah. Instrumen termasuk tes perkembangan kognitif berbasis observasi, wawancara dengan guru dan orang tua. Hasil awal menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kognitif anak, terutama memori dan keterampilan pemecahan tugas logis. Perbedaan budaya memengaruhi gaya belajar dan tanggapan terhadap media; Makassar merespon visual animasi lebih baik, sedangkan Gorontalo menunjukkan kekuatan dalam pemahaman verbal dan naratif. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan kontekstual dalam mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran interaktif untuk pendidikan anak usia dini. Temuan ini dapat menginformasikan pengembangan kurikulum lokal berbasis teknologi yang lebih adaptif dan inklusif secara budaya.