Yosua Pongtinamba
Universitas Kristen Indonesia Toraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Bangkitan Perjalanan Masyarakat di Kelurahan Pangli Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara Yosua Pongtinamba; Abdias Tandy Arrang; Rilva Toding Bua'
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.00218-227

Abstract

Bangkitan perjalanan merupakan indikator penting dalam perencanaan transportasi karena menggambarkan kebutuhan mobilitas masyarakat berdasarkan karakteristik sosial ekonomi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi bangkitan perjalanan masyarakat di Kelurahan Pangli, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda terhadap 90 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi 834 kepala keluarga. Rancangan awal penelitian melibatkan lima variabel bebas, yaitu kepemilikan kendaraan (X₁), jumlah anggota keluarga (X₂), jumlah anggota keluarga yang bekerja (X₃), jumlah anggota keluarga yang bersekolah (X₄), dan pendapatan rumah tangga (X₅), dengan bangkitan perjalanan sebagai variabel terikat. Sebelum analisis regresi dilakukan, data diuji menggunakan uji asumsi klasik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel jumlah anggota keluarga yang bekerja dan jumlah anggota keluarga yang bersekolah mengalami gejala multikolinearitas sehingga dieliminasi dari model. Analisis regresi akhir menunjukkan bahwa jumlah anggota keluarga dan pendapatan rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap bangkitan perjalanan, sedangkan kepemilikan kendaraan tidak berpengaruh signifikan. Model memiliki koefisien determinasi (R²) sebesar 0,563, yang menunjukkan bahwa 56,3% variasi bangkitan perjalanan dapat dijelaskan oleh model, sedangkan 43,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian memberikan masukan bagi perencanaan transportasi berbasis karakteristik masyarakat di wilayah pedesaan.