Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstruksi Identitas Diri Remaja Muslim melalui Konten Gaya Hidup Halal di Media Sosial Hamdani Sugiarto Kusuma; Hadi Bima Darmadi
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 2 No. 4: Journal of Modern Social and Humanities, July 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v2i4.466

Abstract

Media sosial telah menjadi ruang penting bagi remaja Muslim dalam membangun, menampilkan, dan menegosiasikan identitas diri. TikTok dan Instagram tidak hanya menyediakan hiburan, tetapi juga menghadirkan konten dakwah, hijrah, Muslimah, halal lifestyle, halal fashion, dan informasi produk halal yang memengaruhi cara remaja memahami diri sebagai Muslim. Artikel ini bertujuan menganalisis konstruksi identitas diri remaja Muslim melalui konten gaya hidup halal di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur sistematis dengan menelaah 23 artikel ilmiah yang relevan dengan tema media sosial, identitas diri remaja, identitas keagamaan, dakwah digital, kesalehan simbolik, literasi digital Islami, dan gaya hidup halal. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi literatur, reduksi data, pengodean tematik, sintesis konseptual, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa identitas diri remaja Muslim terbentuk melalui lima proses utama, yaitu internalisasi nilai agama, representasi visual kesalehan, penguatan kesadaran halal, keterlibatan dengan figur digital keagamaan, dan validasi sosial di ruang digital. Media sosial dapat memperkuat identitas keislaman remaja, tetapi juga menghadirkan risiko berupa misinformasi halal, komodifikasi agama, echo chamber, dan tekanan citra diri. Artikel ini menegaskan bahwa literasi digital Islami menjadi strategi penting untuk membentuk identitas remaja Muslim yang kritis, etis, dan sesuai dengan prinsip halal.