Northa Idaman
Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Indikasi Manipulasi Laporan Keuangan dengan Metode Cash Flow Shenanigans pada PT FKS Food Sejahtera periode 2019-2024 Carissa Laura Eka Putri; Esty Apridasari; Thoyibatun Nisa; Northa Idaman
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v5i1.6133

Abstract

This study aims to analyze indications of financial statement manipulation using the Cash Flow Shenanigans method at PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) for the 2019–2024 period. The research employs a quantitative method using secondary data derived from the company’s annual financial statements. The results indicate signs of manipulation across all three categories of Cash Flow Shenanigans. In Shenanigans No. 1, the ratios of operating cash flow to current liabilities and accounts receivable to operating cash flow show extreme fluctuations and inconsistencies between net income and operating cash flow, suggesting potential accrual manipulation. In Shenanigans No. 2, the Free Cash Flow (FCF) ratio exhibits a significantly negative pattern during 2020–2022, indicating the possible reclassification of operating expenses as investment activities. Meanwhile, in Shenanigans No. 3, the Days Payable Outstanding and inventory-to-operating cash flow ratios reveal efforts to manage payment timing and control inventory levels to enhance the appearance of operating cash flow performance. Overall, the findings reveal strong indications of cash flow shenanigans during 2020–2022, possibly triggered by the impact of the COVID-19 pandemic. Although the company’s cash flow condition improved in 2023–2024, there remain signs of manipulative window dressing practices aimed at portraying a healthier performance, which should be carefully monitored by auditors, investors, and capital market regulators.
Pengaruh Penjualan Dan Biaya Operasional terhadap Laba Bersih Pada Perusahaan Grup Indofood Yang Terdaftar Di BEI Periode 2020-2025: bahasa indonesia Umi Salimah; Lela Anita; Era Yudistira; Northa Idaman
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.115708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penjualan dan biaya operasional terhadap laba bersih pada perusahaan-perusahaan grup Indofood yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulanan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan tiga perusahaan dengan total 72 observasi penelitian. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan, data diuji menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai signifikansi sebesar 0,158 > 0,05. Sementara itu, biaya operasional berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05. Secara simultan, penjualan dan biaya operasional berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,745 menunjukkan bahwa variabel penjualan dan biaya operasional mampu menjelaskan laba bersih sebesar 74,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan biaya operasional yang efektif menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.