This Author published in this journals
All Journal PIKAT
Dion Putra Kurniawan
Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA FILTER AIR BOR PADA KAMPUNG TUMARITIS Maryo Inri Pratama; Fathiyah Rahmi Hidayat; Kaulika Anjani Putri; Fahwa Adhwazaiza; Muhammad Franadika Abidharta Fendina; Dewinta Kholifatul Saqia; Challysta Clorinda Kala; Dion Putra Kurniawan; Alief Taufik Kurniawan; Meldy Tiara Putri; Muhammad Akbar Syahril; Ramaditha Devi Anjani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 7 No. 1 (2026): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v7i1.8481865

Abstract

Akses air bersih menjadi tantangan krusial di Kampung Tumaritis, Balikpapan, di mana ketergantungan pada air sumur bor berkualitas rendah/keruh dan berbau telah berdampak negatif pada kesehatan warga. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah program inovasi sosial melalui pengabdian masyarakat diimplementasikan dengan menerapkan teknologi tepat guna berupa sistem filter air. Pendekatan partisipatif holistik digunakan, diawali dengan survei lokasi dan pemetaan kebutuhan melalui kuesioner awal. Tahap implementasi mencakup serangkaian kegiatan terstruktur: pemaparan program kepada warga, pembangunan fondasi untuk tandon, pembangunan fondasi wadah filter air, perakitan sistem filter menggunakan media pasir malang, pemasangan booster air untuk optimalisasi distribusi air, pengecekan kualitas air setelah filter dipasang, sosialisasi pemeliharaan filter air ke warga, dan evaluasi program dengan pengisian kuesioner ke warga. Keberlanjutan program diperkuat melalui sesi pelatihan pemeliharaan mandiri bagi warga. Keberhasilan dievaluasi secara kuantitatif melalui kuesioner pra dan pasca-intervensi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana rata-rata indikator penilaian kualitas air meningkat dari 3.00 menjadi 4.40 (kenaikan 1.40 poin pada skala 5). Keberhasilan teknis ini didukung oleh penerimaan sosial yang luar biasa, terbukti dari 100% pengakuan warga atas manfaat nyata filter dan 100% komitmen untuk merawatnya. Kesimpulannya, program ini tidak hanya berhasil menyediakan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan, tetapi juga sukses meningkatkan kemandirian masyarakat melalui adopsi teknologi yang efektif dan terjangkau.