Nikeherpianti Lolok
Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Rawat Jalan di UPTD Puskesmas Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Ria Angelea; Toto Surianto; Nikeherpianti Lolok
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.211

Abstract

ISPA adalah penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala sampai penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotic yang tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat, tepat pasien dan lama pemberian pada pasien ISPA Rawat jalan di Puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi 2023. Jenis Penelitian ini jenis penelitian ini adalah menggunakan observasi dengan metode deskriptif dengan pengambilan data secara restrosfektif  yaitu penelitian berdasarkan rekam medik pasien pada pasien terdiagnosa infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di puskesmas wangi – wangi kabupaten wakatobi pada periode bulan Januari – April tahun 2023 dan sampel di gunakan yaitu sebanyak 58  data rekam medik. Data yang di peroleh di tabulasi dalam bentuk jumlah presentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi Rasionalitas penggunaan antibiotik pada Pasien ISPA yaitu di peroleh Hasil pada Tepat indikasi 100%, Tepat dosis 93,1%, Tepat Obat 100%, Tepat Pasien 100%, dan lama pemberian 100%. Dari hasil yang di peroleh dapat di simpulkan bahwa evaluasi penggunaan antibiotik pada Pasien ISPA di puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi  sudah menunjukan ketepatan berdasarkan Kategori Tepat indikasi, Tepat obat, Tepat pasien, dan lama pemberian Tetapi belum Menunjukan ketepatan Dosis