Penggunaan energi listrik yang terus meningkat tanpa diimbangi dengan perilaku hemat energi dan kepedulian terhadap lingkungan berpotensi menimbulkan pemborosan sumber daya serta meningkatkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kondisi tersebut masih dijumpai pada sebagian masyarakat Desa Perkebunan Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, yang memiliki tingkat pemahaman terbatas mengenai konservasi energi dan penerapan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan prinsip hemat energi serta membangun budaya peduli lingkungan sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya efisiensi penggunaan energi listrik, pemanfaatan peralatan hemat energi, pengurangan konsumsi listrik yang tidak diperlukan, pengelolaan sampah rumah tangga, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pemanfaatan sumber daya secara lebih bijaksana. Partisipasi aktif masyarakat selama kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme dalam mengadopsi perilaku hemat energi dan ramah lingkungan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas masyarakat dalam menerapkan konservasi energi, tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap perlindungan lingkungan, serta terbangunnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pencapaian. Luaran kegiatan meliputi peningkatan kapasitas masyarakat, tersedianya media edukasi, dokumentasi kegiatan, serta artikel ilmiah yang dipublikasikan sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian.