Andika Putra Pamera
Prodi S1 Farmasi, Universitas Telogorejo, Jl Puri Anjasmoro, Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas Farmakologis Terpenoid Teh (Camelia sinensis) : Sebuah Kajian Naratif Andika Putra Pamera
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 2 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i2.30774

Abstract

Teh (Camellia sinensis) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang hidup di daerah subtropis dan telah dikonsumsi secara turun temurun karena sebagai suplemen makanan. Teh memiliki berbagai senyawa biomarker seperti flavonoid, polifenol, tannin dan terpenoid.  Terpenoid dalam teh yang dikaitkan dengan aktivitas antibakteri seperti antijamur, antiinflamasi dan antidiabetes. Penelitian ini dilakukan untuk mengintegrasikan senyawa terpenoid dalam teh terhadap potensi aktivitas farmakologis yang dapat dihasilkan. Kajian ini merupakan narrative review yang menggunakan instrumen PRISMA yang melibatkan 6134 publikasi yang berasal dari database scopus dan Web of Science (WoS) dengan rentang publikasi 5 tahun terakhir (2020-2025). Tinjauan ini memperoleh 7 literatur dan diketahui bahwa terpenoid dalam ekstrak teh terdiri dari 50-120 komponen terpenoid dengan  aktivitas farmakologis yang baik sebagai antibakteri, antikolesterol, antidiabetes, antikanker dan antioksidan. Mekanisme yang terbentuk pada aktivitas farmakologi terpenoid bekerja sinergis dengan senyawa fenolik maupun flavonoid. Terpenoid merupakan salah satu senyawa mayor dalam tumbuhan teh (Camellia sinensis) dan memiliki potensi aktivitas farmakologi pada berbagai jenis penyakit. Aspek ini perlu diteliti untuk memberikan pemahaman lanjutan secara komprehensif pada aspek efektivitas dan keamanan sehingga membuka potensi pemanfaatan terpenoid dalam teh yang lebih rasional dan aman bagi kesehatan manusia.     
Aktivitas Farmakologis Terpenoid Teh (Camelia sinensis) : Sebuah Kajian Naratif Andika Putra Pamera
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 2 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i2.30774

Abstract

Teh (Camellia sinensis) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang hidup di daerah subtropis dan telah dikonsumsi secara turun temurun karena sebagai suplemen makanan. Teh memiliki berbagai senyawa biomarker seperti flavonoid, polifenol, tannin dan terpenoid.  Terpenoid dalam teh yang dikaitkan dengan aktivitas antibakteri seperti antijamur, antiinflamasi dan antidiabetes. Penelitian ini dilakukan untuk mengintegrasikan senyawa terpenoid dalam teh terhadap potensi aktivitas farmakologis yang dapat dihasilkan. Kajian ini merupakan narrative review yang menggunakan instrumen PRISMA yang melibatkan 6134 publikasi yang berasal dari database scopus dan Web of Science (WoS) dengan rentang publikasi 5 tahun terakhir (2020-2025). Tinjauan ini memperoleh 7 literatur dan diketahui bahwa terpenoid dalam ekstrak teh terdiri dari 50-120 komponen terpenoid dengan  aktivitas farmakologis yang baik sebagai antibakteri, antikolesterol, antidiabetes, antikanker dan antioksidan. Mekanisme yang terbentuk pada aktivitas farmakologi terpenoid bekerja sinergis dengan senyawa fenolik maupun flavonoid. Terpenoid merupakan salah satu senyawa mayor dalam tumbuhan teh (Camellia sinensis) dan memiliki potensi aktivitas farmakologi pada berbagai jenis penyakit. Aspek ini perlu diteliti untuk memberikan pemahaman lanjutan secara komprehensif pada aspek efektivitas dan keamanan sehingga membuka potensi pemanfaatan terpenoid dalam teh yang lebih rasional dan aman bagi kesehatan manusia.