Rendahnya minat belajar matematika di tingkat sekolah dasar kerap dikaitkan dengan karakteristik materi yang bersifat abstrak serta penerapan strategi pembelajaran yang kurang bervariasi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media pembelajaran digital dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas VI sekaligus memperkuat kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di salah satu Madrasah Ibtidaiyah Cawang, Jakarta Timur. Informan penelitian berjumlah 6 orang, 2 orang guru kelas VI dan 4 orang siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam pembelajaran matematika berbasis media digital. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Adapun media pembelajaran digital yang digunakan mencakup canva dan video pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran digital berkontribusi positif terhadap peningkatan perhatian, keaktifan, dan antusiasme siswa dalam pembelajaran matematika. Media digital juga membantu siswa memahami konsep matematika yang abstrak melalui penyajian visual yang lebih konkret dan interaktif. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital yang dirancang secara sistematis berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.