Ratna Sari
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pemberian MP-ASI Dini dengan Kejadian Gizi Kurang pada Bayi Usia 6-12 Bulan Desi Ariyanti; Nur Chamisah; Elviana Kartika; Ratna Sari; Muliza Muliza; Tiarnida Nababan
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 4 (2025): Agustus 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i4.72

Abstract

Gizi optimal sangat penting bagi tumbuh kembang bayi, salah satunya dipengaruhi oleh pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). MP-ASI yang diberikan terlalu dini sebelum usia 6 bulan dapat meningkatkan risiko terjadinya gizi kurang. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gandapura Kabupaten Bireuen tahun 2024. Penelitian ni menggunakan desain kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ni adalah seluruh bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja tersebut yang berjumlah 64 bayi, dan seluruh populasi dijadikan sampel (total sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi catatan status gizi bayi. Analisis univariat menunjukkan bahwa dari 26 bayi yang menerima MP- ASI tidak sesuai usia, sebanyak 16 bayi (61,5%) mengalami gizi kurang. Pendidikan bu yang rendah ditemukan pada 22 responden, dengan 10 di antaranya (45,5%) memiliki bayi dengan status gizi kurang. Sebanyak 27 keluarga memiliki pendapatan rendah, dan 13 di antaranya (48,1%) bayinya mengalami gizi kurang. Pengetahuan ibu tentang gizi yang kurang ditemukan pada 28 orang, dan 16 di antaranya (57,1%) bayinya mengalami gizi kurang. Uji chisquare menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian gizi kurang (p< 0,05). Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi antara lain tingkat pendidikan bu, pendapatan keluarga, dan pengetahuan bu tentang gizi. Pentingnya pemberian MP-ASI yang sesuai usia untuk mencegah terjadinya gizi kurang. Edukasi kepada bu mengenai waktu dan cara pemberian MP-ASI yang tepat perlu ditingkatkan untuk menurunkan risiko gangguan gizi pada bayi.