Indah Frans Cornelia Zebua
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Karakteristik, Pola Asuh dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Diare pada Bayi 6- 12 Bulan Lassinar Br Pasaribu; Mervi Aprilda Putri; Ira Februani Damanik; Indah Frans Cornelia Zebua; Isa Nabila Br.Perangin Angin; Parida Hanum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.835

Abstract

Penyakit diare masih menjadi faktor utama yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas pada balita di negara berkembang. Di Indonesia, angka kejadian diare masih tinggi, terutama pada bayi berusia 6–12 bulan yang sedang berada pada masa transisi dari ASI ke makanan pendamping (MP-ASI) dengan sistem imun yang belum sempurna. Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian diare pada bayi meliputi pengetahuan yang dimiliki ibu, pola asuh, dan karakteristik ibu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keterkaitan antara pola asuh, karakteristik ibu, dan pengetahuan dengan kejadian diare pada bayi berusia 6–12 bulan di PMB Pera tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Seluruh bayi berusia 6–12 bulan yang datang ke PMB Pera menjadi populasi penelitian ini, dengan total 50 responden yang dipilih melalui metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur karakteristik, pola asuh, pengetahuan dan kejadian diare. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan yang bermakna antara pengetahuan ibu (p=0,030), pola asuh (p=0,022), dan pendidikan ibu (p=0,039) dengan kejadian diare, sedangkan usia ibu, pekerjaan, dan paritas tidak berhubungan signifikan. Berdasarkan analisis multivariat, pola asuh teridentifikasi sebagai faktor yang paling berperan (p=0,044; Exp(B)=0,216). Kesimpulan penelitian ini adalah pola asuh yang baik menurunkan risiko diare sebesar 78,4%