Yusuf Alam Ramadhon
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinants of Hypertension in Diabetes Patients in Rural Indonesia: The Role of Age and Body Mass Index Ainun Ni'mah Syawaliyah; Yusuf Alam Ramadhon; Aurora Revi Samantha; Pradestya Achmad Sulthon; Anggita Khoirunnisa Middyana; Muhammad Kevin Samudra
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i1.598

Abstract

Hypertension is a global health problem and a significant contributor to cardiovascular morbidity and mortality. In Indonesia, the prevalence of hypertension is increasing due to demographic and epidemiological changes. Multifactorial factors such as age, gender, body mass index, population density, and level of industrialization, this risk is especially seen in patients with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM). To assess demographic (age, gender), anthropometric (BMI), and environmental factors and their contribution to the prevalence of hypertension in patients in Gatak District, Sukoharjo Regency. A large-scale case-control study involving secondary data was conducted. Data were accessed from the Gatak Community Health Center management system (SIMPUS). The case group consisted of patients with T2DM and secondary hypertension. The control group consisted of patients who underwent routine check-ups (ICD-10: Z00) without hypertension and diabetes. Participants were selected through specific procedures and inclusion criteria were age 18 years and above and complete medical records, a total of 1,108 participants were analyzed using chi-square and t-test, followed by multivariate logistic regression. The majority of participants were women (65.2%), aged > 45 years (56.4%), and had normal body weight (63%). Multivariate analysis showed that age ≥ 45 years significantly increased the risk of hypertension (p=0.000), and being overweight was also associated with an increased risk (p=0.000). However, gender, population density, and the presence of a manufacturing industry were not significantly associated with hypertension. The most significant predictors of hypertension were age and body mass index, while environment and gender were not associated.
Manajemen Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Pasien Ny. S Perempuan 53 Tahun dengan Batuk Kronis Ulal Azka Alfiyatur Rohmaniyah; Lian Adhalia; Chairul Latief; Farhan Firliansah Adiningrat; Yusuf Alam Ramadhon; S Setyaningsih
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Bronkitis adalah penyakit infeksi yang menyerang bronkus di saluran pernapasan. Bronkitis kronis didefinisikan sebagai batuk produktif kronis yang terjadi lebih dari 3 bulan dan berlangsung selama kurun waktu 2 tahun. Prevalensi penyakit bronkitis menurut Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Tahun 2021 berada pada urutan ke-7 dengan total kasus mencapai 24.005 kasus. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor risiko, masalah klinis dan memberikan penatalaksanaan pasien dengan implementasi layanan dokter keluarga holistik berdasarkan pendekatan kedokteran berbasis bukti melalui pendekatan yang berfokus pada pasien dan keluarga. Metode: Penelitian ini adalah laporan kasus. Data primer didapatkan dengan anamnesis (tidak langsung dari anggota keluarga dan langsung dari pasien), pemeriksaan fisik serta kunjungan ke rumah pasien untuk melengkapi data keluarga, psikososial, dan lingkungan. Data sekunder diperoleh melalui rekam medis pasien di puskesmas. Penilaian didasarkan pada diagnosis holistik dari awal, proses, serta akhir studi kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Perempuan 53 tahun dinyatakan menderita bronkitis kronis. Pasien merasakan batuk lebih dari 6 bulan, dalam 2 minggu terakhir pasien mengeluhkan batuk setiap hari. Hasil evaluasi didapatkan keluhan dan kekhawatiran pasien berkurang, pengetahuan pasien dan keluarga mengenai Bronkitis kronis masih kurang dan perlu diedukasi lebih lanjut. Kesimpulan: Bronkitis kronis yang terjadi pada pasien disebabkan oleh stress dan minimnya ventilasi rumah.