Irma Liana Putri
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Konsep Discharge Planning pada Pasien Post URS Isnaeni Nurhayati; Irma Liana Putri; Siti Aisah; Aric Vranada
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1036

Abstract

Discharge planning merupakan komponen krusial dalam transisi perawatan pasien dari rumah sakit menuju rumah, terutama pada pasien post-Ureterorenoscopy (URS) yang memiliki risiko komplikasi seperti nyeri, hematuria, infeksi, dan keluhan terkait ureteral stent. Namun, berbagai penelitian internasional maupun nasional menunjukkan bahwa implementasi discharge planning masih belum optimal, dipengaruhi oleh rendahnya kepatuhan tenaga kesehatan, kurangnya komunikasi, keterbatasan tenaga, serta minimnya edukasi spesifik prosedur yang diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep discharge planning pada pasien post-URS. Penelusuran literatur dilakukan pada PubMed, CINAHL, ScienceDirect, Google Scholar, serta pedoman EAU dan AUA periode 2022–2025. Dari 156 artikel yang diidentifikasi, 128 artikel diseleksi berdasarkan judul dan abstrak, dan 49 artikel ditelaah secara penuh. Sebanyak 17 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara konseptual menggunakan kerangka Walker & Avant dengan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi definisi konsep, atribut karakteristik, antecedents, dan consequences discharge planning pasca-ureteroskopi (URS). Hasil analisis mengidentifikasi definisi konsep, atribut karakteristik, antecedents, dan konsekuensi klinis discharge planning pada konteks URS. Atribut utama meliputi asesmen individual, edukasi terarah sesuai prosedur, koordinasi multidisiplin, perencanaan tindak lanjut, dokumentasi komprehensif, serta keterlibatan pasien dan keluarga. Discharge planning yang efektif terbukti meningkatkan keselamatan pasien, mengurangi risiko readmisi, menurunkan kejadian komplikasi, serta memperkuat kontinuitas asuhan pasca-operasi. Penelitian ini menegaskan bahwa discharge planning pada pasien post-URS harus dilakukan secara terstruktur sejak hari pertama perawatan untuk mendukung pemulihan optimal dan mencegah dampak klinis yang tidak diinginkan.