Ida Farida
Poltekkes Kemenkes Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Ita Pursitasari; Ida Farida; Meirina Meirina
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1037

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular. Penderita Diabetes Melitus terutama Diabetes Melitus Tipe 2 semakin lama semakin bertambah jumlahnya, bila tidak dicegah penderita diabetes akan mengalami komplikasi baik mikrovaskular atau makrovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pasir Mulya Kota Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan simple random sampling, jumlah responden sebanyak 247 orang. Tehnik pengumpulan data dengan cara wawancara dan pengukuran gula darah. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan SPSS. Hasil yang didapatkan yaitu pasien Diabetes Melitus banyak di derita oleh pasien dengan jenis kelamin perempuan dengan rentang usia 61-65 tahun.
Analisis tentang Pendidikan Seksual Dini pada Anak Usia 5-6 Tahun: Sebuah Metode Kualitatif Studi Kasus Ningning Sri Ningsih; Ida Farida; Amid Salmid; Ekberth Mandaku; Udi Wahyudi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2277

Abstract

Pendidikan seksual pada anak usia dini sangat penting untuk melindungi mereka dari kekerasan seksual dan membantu memahami batasan terhadap tubuhnya. Namun, pendidikan ini masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat. Salah satu metode yang dinilai efektif adalah media audio visual, khususnya melalui lagu edukatif. Lagu “Ku Jaga Tubuhku” dipilih untuk mendukung pemahaman anak secara interaktif dan menyenangkan. Studi ini dilakukan untuk menganalisis pengetahuan anak usia 5–6 tahun tentang pendidikan seksual dini. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan jumlah responden sebanyak lima anak usia 5–6 tahun. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu dilakukan secara interaktif, berkesinambungan sampai sempurna hingga datanya jenuh. Data dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara secara mendalam kepada lima orang anak dan dengan cara observasi. Hasil penelitian didapatkan ada tiga orang responden yang mengalami tingkat pengetahuan cukup, dimana setelah dilakukan pemberian edukasi melalui media audio visual mengalami peningkatan tingkat pengetahuan. Kesimpulan: video lagu “Ku Jaga Tubuhku” terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak usia 5–6 tahun mengenai pendidikan seksual dini, sehingga media audio visual dapat menjadi metode edukasi yang menarik dan mudah dipahami anak.