Keselamatan pasien merupakan prinsip fundamental dalam pelayanan kesehatan dan menjadi indikator penting mutu pelayanan rumah sakit. Insiden pasien jatuh masih menjadi salah satu masalah keselamatan pasien yang sering terjadi, sehingga memerlukan pengkajian risiko jatuh yang sistematis dan komunikasi terapeutik yang efektif oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perawat sebelum dan sesudah mengenai pengkajian risiko jatuh dan pelaksanaan komunikasi terapeutik sebagai upaya meningkatkan keselamatan pasien di Ruang Kresna Rumkit TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan pre-test dan post-test. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan menggunakan teknik sampling Random sampling sebanyak 10 perawat. Intervensi berupa edukasi terstruktur menggunakan metode ceramah, diskusi, roleplay, dan media poster. Pengukuran dilakukan melalui kuesioner pengetahuan yang sudah dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai > 0,60 serta lembar observasi praktik perawat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan perawat mengenai pengkajian risiko jatuh dari 50% kategori kurang menjadi 70% kategori baik setelah edukasi. Pengetahuan komunikasi terapeutik juga meningkat dari 60% kategori kurang menjadi 80% kategori baik. Hasil observasi menunjukkan 100% perawat telah menerapkan pengkajian risiko jatuh dan komunikasi terapeutik sesuai standar. Edukasi terstruktur berperan penting dalam memperkuat implementasi keselamatan pasien dan mendukung pencegahan kejadian jatuh di ruang rawat inap.