Ria Ayulestari
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pencegahan Risiko Hipotermia pada Pasien Pasca Anestesi Spinal melalui Manajemen Cairan Infus Hangat dan Selimut Konvensional: Study Case Ria Ayulestari; Erna Rochmawati; Awit Lestari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1917

Abstract

Hipotermia merupakan komplikasi pasca anestesi spinal akibat gangguan termoregulasi yang berisiko menimbulkan komplikasi bila tidak ditangani. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan perubahan suhu tubuh pasien setelah pemberian intervensi selimut konvensional dengan cairan infus Ringer Laktat tidak dihangatkan dan selimut konvensional dengan cairan infus Ringer Laktat hangat. Penelitian ini menggunakan desain pre-test dan post-test dengan pendekatan studi kasus pada enam pasien pascaoperasi dengan anestesi spinal yang mengalami hipotermia di ruang pemulihan RSU PKU Muhammadiyah Bantul pada tanggal 20–25 Oktober 2025. Subjek dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing terdiri atas tiga pasien. Data dikumpulkan melalui pengukuran suhu tubuh menggunakan termometer digital aksila sebelum dan sesudah intervensi selama 15 menit serta observasi kondisi pasien. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan perubahan suhu tubuh sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing kelompok. Hasil studi menunjukkan bahwa seluruh pasien mengalami peningkatan suhu tubuh setelah intervensi. Peningkatan suhu tubuh pada kelompok selimut konvensional dengan cairan infus Ringer Laktat hangat cenderung lebih besar dan lebih stabil dibandingkan kelompok selimut konvensional dengan cairan infus Ringer Laktat tidak dihangatkan. Kedua intervensi berkontribusi dalam pencegahan hipotermia pasca anestesi spinal, namun kombinasi selimut konvensional dan cairan infus hangat memberikan peningkatan dan stabilitas suhu tubuh yang lebih baik.